oleh

Truk Perusahaan Perkebunan Rusak Jalan Lintas Desa di Panai Tengah

Kondisi Ruas Jalan di Kecamatan Panai Tengah Rusak Akibat Truk Perkebunan Sawit, Kerusakan Pada Ruas Jalan Diakibatkan Banyaknya Truk yang Membawa Hasil Perkebunan Melebihi Batas Berat yang Ditentukan
Tampak Kondisi Ruas Jalan di Kecamatan Panai Tengah Rusak Akibat Truk Perkebunan Sawit, Kerusakan Pada Ruas Jalan Diakibatkan Banyaknya Truk yang Membawa Hasil Perkebunan Melebihi Batas Berat yang Ditentukan.

LABUHANBATU, PAMARTANUSANTARA.CO.ID |  Jalan lintas desa yang menghubungkan Labuhanbilik menuju desa-desa yang berada di kecamatan Panai Tengah rusak semakin parah. Padatnya angkutan kelapa sawit dari sejumlah perusahaan perkebunan besar (PBS) di kawasan tersebut sangat mungkin merupakan penyebabnya.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak jalan umum di Kecamatan Panai Tengah yang menjadi korban gencarnya eksploitasi sumber daya alam (SDA) di Labuhanbatu. Hal ini terjadi karena masih banyak perusahaan yang menggunakan jalan umum masyarakat sebagai jalur pengangkutan hasil perkebunan kelapa sawit milik perusahaan.

Warga kecamatan Panai Tengah meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu, untuk menegur perusahaan perkebunan sawit, agar segera melakukan perbaikan jalan, terkait kerusakan jalan penghubung desa, kerusakan jalan desa disebabkan perusahaan yang menggunakan jalan umum masyarakat sebagai jalur pengangkutan hasil perkebunan kelapa sawit milik perusahaan.

Baca juga:  Warga Kecamatan Silau Laut Diduga Keracunan Makanan, Bupati Asahan Melalui Asisten II Kunjungi Korban

Warga di Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu kerap mendapati secara langsung kendaraan (truk) yang mengangkut kelapa sawit melintas di jalan umum yang bukan diperuntukan bagi kendaraan pengangkut hasil perkebunan kelapa sawit.

Pada saat kondisi  jalan  kupak kapik dari perusahaan tidak ada sama sekali  kepedulian dari pihak perusahaan untuk memperbaiki jalan yang diperuntukan untuk masyarakat tersebut.

Selama ini akses jalan yang dilalui masyarakat rusak parah. Sebagai perusahaan sawit yang menikmati hasil bumi di Kabupaten Labuhanbatu juga harus bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan dan sosial di sekitar perusahaan, memang sudah seharusnya perusahaan yang ada di kecamatan Panai Tengah membantu pemerintah membangun jalan yang setiap hari mereka lewati saat membawa buah sawit dengan truk-truk bermuatan berat itu.

Baca juga:  Bupati Pasaman Buka Open Turnamen Sepak Takraw Setia Baru Cup II Tahun 2019

Jalan tanah yang lunak akan semakin turun ketika berkali-kali dilalui kendaraan besar bermuatan penuh. Bahkan sesekali truk pengangkut komoditas unggulan Labuhanbatu itu terjebak hingga membuat warga kesulitan saat akan keluar dan masuk desa. Hal ini pun akhirnya mempengaruhi kualitas perekonomian warga.

Ulong (42), warga desa Bagan Bilah, mengatakan, seharusnya perusahaan perkebunan tidak menggunakan jalan Kabupaten untuk mengangkut sawit mereka.

” Bisa saja mereka menggunakan jalur Sungai Barumun, kalau tidak mampu membuat jalan sendiri. Kini masyarakat yang dirugikan. Jalan rusak parah oleh truk pengangkut buah kelapa sawit”, Sebutnya.

Kerusakan jalan juga dikeluhkan warga di desa Sei Nahodaris. Mansyah (52), warga mengeluhkan kondisi jalan ini, yang belum mendapatkan penanganan.

Baca juga:  Ini Kisah Singkat dan Biografi Muhammad Ja'far Hasibuan Sang Ilmuwan Muda Indonesia

“Saat ini kondisi jalan sudah rusak, tetapi masih bisa dilalui,” Terangnya.

Menurutnya, ruas jalan di desa mereka yang rusak akibat aktivitas truk besar pengangkut sawit hampir sepanjang 2 kilometer lebih, Kondisinya kini licin berlumpur, meski sebelumnya sudah pernah ditimbun batu.

“Tetapi musim penghujan seperti sekarang ini sangat sulit dilewati. Kondisi jalan licin dan bisa membuat pengendara terjatuh,” Ujarnya.

Warga berharap pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bertindak tegas terhadap truk-truk pengangkut sawit tersebut. “ Kalau kontribusinya cuma bisa ikut merusak jalan, untuk apa. Malah daerah kita yang rugi. Kami harap pemerintah memperhatikan hal ini”, Ucap warga.

(Akmal Sagala)

Komentar Sahabat Pamarta

Truk Perusahaan Perkebunan Rusak Jalan Lintas Desa di Panai Tengah
image_pdfUnduh PDFimage_printCetak

Komentar

komentar

News Feed