oleh

Tipikor Poldasu Geledah Kantor BPKAD Labusel

Tipikor Poldasu Geledah Kantor BPKAD Labusel

LABUSEL, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Tim Personel Krimsus Poldasu menggeledah kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan di komplek perkantoran kantor Bupati Desa Sosopan Kecamatan Kotapinang Pinang. Kamis (18/7/2019), sekitar pukul 10.00 WIB.

Tampak pengawalan ketat oleh personil kepolisian dari Polres Labuhanbatu dan Polsekta Kotapinang saat penggeledahan dilakukan di dalam kantor BPKAD Labusel ini.

Tipikor Poldasu mengenakan jaket berwarna hitam membawa kotak transparan yang bertutup warna hijau diduga berisikan berkas atau data yang disita mereka dan lalu membawa ke dalam mobil.

Suasana penggeledahan perkantoran itu mengundang perhatian para aparatur sipil negara (ASN) di komplek tersebut.

Usai melakukan penggeledahan, Kompol Onggop Sihombing mengatakan, “Barang bukti yang kita periksa banyak. Terkait SK dan lainnya, Dana Bagi Hasil tahun 2013 sampai dengan 2015, tapi saat ini kita tidak bisa beberkan, untuk sementara waktu kita akan coba mendalami kasus ini tunggu saja informasi dari Humas,” kata Kanit 1 Tipikor Poldasu ini.

Baca juga:  Badan Kesbangpol Sukabumi Selenggarakan Diseminasi Bagi LSM/OKP/Ormas Tingkat Kabupaten

Saat ditanyai siapa yang menjadi tersangka beliau menyampaikan masih dalam proses pemeriksaan, “Tidak menutup kemungkinan tersangka pasti ada, dan kita menggeledah ruangan kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah dan ruangan Bendahara nya, serta menyita sejumlah berkas atau data, untuk proses lebih lanjut,” ungkapnya.

Terpisah, hal yang sama dilontarkan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Tipikor Poldasu, Kombes Pol Rony Samtana, dikonfirmasi perihal penggeledahan tersebut, “Ya benar ada tim yang turun. Ke Pemkab Labusel dan Labura,” katanya.

Rony juga mengakui penggeledahan itu terkait kasus dugaan penyelewengan pajak yang tengah ditangani pihaknya. Bahkan, dia juga membenarkan tim yang turun menyita sejumlah berkas dari dalam kantor yang bersangkutan.

Baca juga:  Mimpi Dikejar Harimau, Apa Artinya?

Saat ditanya, apakah pengembangan kasus penyelewengan dana pajak tersebut akan menyeret kedua oknum Bupati itu sebagai tersangka, dia tidak menutup kemungkinan.

“Kita pelajari semua hasil pengeledahan, hasil pemeriksaan, keterangan para saksi. Kita akan kaji semuanya,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah pejabat di Labusel, seperti Kabag Humas Irsan, dan Kadis BKAD AZ belum ada yang bisa dimintai keterangan, terkait pemeriksaan tersebut dihubungi melalui seluler juga tidak menjawab.

Sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) telah melakukan pemeriksaan terhadap kedua oknum Bupati Labusel dan Labura. Hingga kini, kedua oknum Bupati tersebut berstatus saksi. (KN. Nst/Manganju Sinaga)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed