oleh

Ternyata Mitos, Marga Harahap Tidak Boleh Berambut Panjang Nanti Umurnya Pendek

Gambar ilustrasi

KOTAPINANG, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Ada yang mengkisahkan bahwa setiap Marga Harahap, tidak bisa memiliki rambut panjang apabila dibiarkan maka usianya pendek.

Cerita ini menjadi bahan perbincangan hangat dikalangan masyarakat Simataniari Desa Padangrie Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Dikarenakan ada beberapa orang yang menceritakan tentang kisah itu, sehingga masyarakat sangat terkejut, yang tidak mengetahui jadi bertanya-tanya tentang cerita legendaris itu.

Pada zaman dahulu, diceritakan bahwa di Desa Simataniari atau yang sekarang dikenal sebagai Desa Padangrie Simatahari, khususnya orang yang mempunyai marga Harahap tidak bisa memiliki rambut panjang, sebab apabila ada orang yang berani memanjangkan rambutnya maka usianya terancam pendek.

“Saya penasaran dibuat cerita itu, tapi saya sudah lama tinggal disini belum pernah mendengar cerita dari orang-orang tua dulu, dan sekarang usia saya sudah 45 tahun tidak tahu kisah itu,” ucap seorang warga setempat.

Baca juga:  Gubernur Minta Guru Prioritaskan Budi Pekerti Saat Kunjungi SMAN 1 Barumum

Untuk mengetahui apakah kisah itu benar adanya, kami coba menemui Ilyas Harahap orang tua yang sudah berumur 90 tahun dan memiliki marga Harahap. Beliau mengatakan bahwa cerita itu tidak benar adanya.

“Marga Harahap dan Pasaribu dulunya adalah satu tapi yg membuat perubahan itu adalah hadirnya marga Lubis yang tidak tahu asal usulnya. Karena dulunya Harahap dan Lubis itu sama (tidak ada Lubis) tapi lahir dari dua ibu. Singkat cerita hadirlah marga Lubis yang sebenarnya adalah Harahap atau Pasaribu. Agar kehadirannya itu jelas maka dibuatlah suatu sumpah bahwa marga Harahap mempunyai jari tengah yg besar dan sebagiannya lagi ada yang memilih berambut pendek,” kata Ilyas Harahap.

Baca juga:  36 Tim Putra/i Turut Bertanding di Turnamen Bola Volly Cup PP Ranting Sihopuk

Dari hasil pengamatan tim bahwa isu itu hanyalah mitos belaka, tidak ada yang tahu pasti tentang cerita yang sempat membuat heboh warga setempat.

“Hidup dan mati sudah ditentukan yang Maha Kuasa, jadi tidak ada kaitannya dengan rambut mau panjang ataupun pendek, kembali ke pribadi masing-masing,” ujar seorang bermarga Harahap didesa itu.

Berdasarkan keterangan tersebut bahwa cerita tersebut merupakan mitos atau kisah zaman dahulu yang menceritakan tentang hal ghaib atau cerita legendaris yang mungkin saja betul terjadi atau tidak sama sekali.

Kita menghargai adanya kisah-kisah inspiratif yang mempengaruhi maksud untuk melakukan kehidupan yang lebih baik ke masa sekarang, begitulah cara orang tua kita dulu untuk mengajarkan kebaikan melalui cerita kisah.

Baca juga:  Dolly Pasaribu Hadiri Pengajian Akbar BKMT Nurul Hidayah Angkola Selatan

Hanya saja perlu dan penting untuk kita renungkan, memahami makna dibalik kisah kisah dahulu atau yang kita sebut zaman sekarang sebagai mitos. (Nju Sinaga)

Editor : Rizal/Arni

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed