oleh

Sosialisasi Di Simatahari, Pemerintah Desa Diharapkan Bersinergi Dengan Pemkab Labusel

Sosialisasi Di Simatahari, Pemerintah Desa Diharapkan Bersinergi Dengan Pemkab Labusel
Fhoto Saat Sosialisasi Di Desa Simatahari

Kotapinang, PAMARTANUSANTARA.CO.ID| Pemerintah desa adalah garda terdepan dan ujung tombak pembangunan suatu daerah. Untuk itu, pemerintah desa harus serius menjalankan roda pemerintahan termasuk menguatkan sinergi dengan pemerintah kabupaten dalam hal percepatan pembangunan.

Demikian disampaikan Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) Ruslan Tambak saat jadi pembicara sosialiasi bersama di Kantor Desa Simatahari, Kecamatan, Kotapinang, Labusel, Jumat (22/07/2022).

Pembicara lain, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Labusel Syamsul Rizal Pulungan, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Labusel A. Rahim Ritonga, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Labusel Muhammad Yunus, dan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Labusel Mulkan Silaen. Juga hadir, Plh Camat Kotapinang Budi Kusuma, Pj Kades Simatahari Raja Munthe serta aparat desa dan masyarakat desa Simatahari.

Sosialisasi bersama ini mengusung tema “Kerukunan Umat Beragama, Pelestarian Keberagaman Budaya, Pencegahan Dini Bencana, Dan Penghayatan Agama Yang Berlandaskan Pancasila, Demi Mewujudkan Kabupaten Labuhanbatu Selatan Yang Sejahterah dan Bermartabat”.

Ruslan Tambak mengatakan, Labusel akan berbenah dan bisa maju jika 52 desa dan 2 kelurahan di 5 kecamatan ikut berbenah dan punya irama serta langkah yang sama dengan pemkab.

Baca juga:  Pemkab Paluta Telah Menyalurkan Bansos Bagi Mahasiswa Berprestasi Kurang Mampu Di PTN 

“Labusel akan maju jika desa-desanya juga ikut bergerak dan maju. Makanya, program pemkab itu harus bersinergi dan harus gayung bersambut dengan program di desa-desa,” ucapnya.

Ruslan Tambak menjelaskan,.ada empat program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Labusel H. Edimin-A. Padli Tanjung yaitu infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Empat program prioritas itu juga harus menjadi fokus pemerintah desa.

“Bapak Bupati dan Wakil Bupati percaya dan berharap pemerintah desa bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemkab untuk mewujudkan empat program prioritas tersebut,” ujar pria yang lama berkarir di ibukota Jakarta itu.

Dengan demikian, Ruslan Tambak menambahkan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan pemerintah desa dalam memuluskan empat program prioritas tersebut. Langkah-langkah itu menjadi program Edimin-Padli, dan bahagian janji kampanye tempo hari.

Ada delapan program dan arahan Bupati dan Wakil Bupati Labusel kepada pemerintahan desa. Delapan program ini sudah beberapa kali disampaikan langsung oleh Edimin-Padli kepada kepala/pj kepala desa.

Baca juga:  Babinsa Koramil 06/Dolok Kodim 0212/TS Bersama Warga Desa Aek Rao TN Bergotong Royong

Berikut delapan program yang dimaksud: Pertama, melakukan perapian atau perbaikan data penerimaan bantuan sosial (bansos) seperti PKH, BPNT, KIP, KIS (BPJS), subsudi, atau bantua lain. Kedua, pemerintah desa diminta memfokuskan pembangunan infrastruktur jalan dengan skema padat karya.

“Alhamdulillah, dalam APBD 2022, Bapak Bupati dan Wakil Bupati sudah memenuhi janji kampanye mereka, yaitu menaikkan anggaran infrastruktur yang mayoritas jalan menjadi Rp 109 miliar. Kenaikannya sangat siknifikan dibanding tahun 2021 yang hanya Rp 68 miliar. Inilah yang diharapkan agar desa juga memprioritaskan anggarannya ke pembangunan jalan. Dengan demikian pembangunan jalan akan lebih masif,” tutur Ruslan Tambak.

Ketiga, aparat desa diminta untuk mengoptimalisasi penerimaan pajak: pajak daerah, retribusi daerah, dan PBB. Keempat, pemerintah desa diharapkan dapat mengajak masyarakat, agar menggunakan jasa perbankan Bank Sumut sebagai bank pemerintahan daerah. Kelima, menganggarkan insentif untuk guru mengaji bagi yang muslim dan guru mingguan bagi umat kristiani, serta bilal mayit.

Baca juga:  Kodim 0208/AS Kerjasama Dengan Pemerintah Kabupaten Asahan Laksanakan Pencanangan Desa Bersih Narkoba

“Kini para guru mengaji di kampung-kampung sudah bisa tersenyum. Baru kali ini mereka dapat perhatian dari pemerintah. Tahun 2022 ini sudah hampir semua desa di Labusel menganggarkannya, dan akan segera teraliasi di tahun ini pula,” kata Ruslan Tambak.

Poin kelima, keenam dan ketujuh, dengan melihat kebutuhan dan kekuatan anggaran yang ada, pemerintah desa bisa mencetuskan program, satu ambulan satu desa, satu dokter satu desa, dan minimal satu beasiswa satu desa.

“Mudah-mudahan harapan Bapak Bupati dan Wakil Bupati ini bisa kita jalankan tahun ini dan kita sempurnakan pada tahun 2023 nanti,” harap Ruslan Tambak.

Di tempat yang sama sebelum acara sosialisasi ditutup, Pj Kepala Desa Simatahari, Raja Munthe mengucapkan terima kasih kepada para narasumber yang berhadir serta para undangan.

Dia berharap agar semua program dan arahan Bupati dan Wakil Bupati Labusel Edimin-Padli yang telah disampaikan dapat berjalan di desa dengan baik sesuai aturan yang berlaku.

 

(Red/RT)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed