oleh

Sertipikat Tanah Penting Bagi Masyarakat

JAKARTA, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Sertipikat tanah sangat penting bagi kami. Demikian ujar Chudori (59), seorang pensiunan Pegawai Negeri. “Saat ini, sertipikat benar-benar sangat diperlukan oleh masyarakat karena tanah perlu bukti yang sah,” kata Chudori saat menghadiri kegiatan penyerahan sertipikat tanah di Gelanggang Remaja, Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/2).

Chudori mengaku selama ini sangat khawatir dengan status yang belum juga memiliki sertipikat tanah. “Khawatir pak, karena kan kita tahu bahwa sedang marak juga sengketa tanah pak,” ungkap Qudori.

Namun, setelah mendapat sertipikat tanah, kini Chudori sangat senang karena tanahnya sudah benar-benar sah menjadi miliknya. “Itu Karena sudah dapat sertipikat tanah, saya lebih tenang. Karena bagi saya sertipikat ini merupakan bukti sah kepemilikan tanah,” kata Chudori.

Baca juga:  Gulat se-Sumatera Ke-VII Rebutkan Piala Walikota Padangsidimpuan

Seorang ibu rumah tangga, Musliah (60) mengatakan hal yang sama. “Sertipikat ini penting bagi saya. Ini merupakan tanda bahwa saya sah memiliki tanah,” kata Musliah.

Musliah mengungkapkan bahwa melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) membuat sertipikat tanah menjadi lebih mudah dan cepat. “Karena semuanya sudah melalui koordinasi RT/RW dalam pengurusan sertipikatnya,” ujarnya.

Presiden RI, Joko Widodo telah menginstruksikan kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar mempercepat proses penyertipikatan tanah-tanah milik masyarakat. Alasan utamanya karena sengketa pertanahan.

“Setiap ke desa, suara yang masuk telinga saya adalah mengenai sengketa tanah. Ini disebabkan karena masyarakat kita tidak memiliki sertipikat tanah,” ujar Presiden.

Baca juga:  Dapatkan Ridho Allah

Lebih lanjut, Presiden mengatakan bahwa jika memiliki sertipikat tanah maka akan aman dari sengketa tanah. “Jika punya sertipikat tanah tidak ada yang mengakui tanah kita karena ini merupakan bukti hak hukum atas tanah,” kata Presiden.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa dalam kegiatan ini telah diserahkan 3.000 sertipikat tanah kepada masyarakat yang berasal dari 16 Kelurahan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Dari 3.000 sertipikat tanah yang diserahkan pada hari ini, masyarakat yang paling banyak menerima adalah dari Kelurahan Bintaro, Kelurahan Pondok Labu, Kelurahan Cipedak serta Kelurahan Jatilawang,” ujar Gubernur.

Dalam laporannya Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa ditargetkan pada tahun 2019 agar seluruh tanah di Kota Administrasi Jakarta Selatan didaftarkan agar seluruhnya. “Tahun ini tinggal 36.580 bidang lagi di Jakarta Selatan. Insya Allah, jika tidak ada sengketa seluruhnya bisa kita keluarkan sertipikatnya,” kata Menteri ATR/Kepala BPN. (RH/TA).

Baca juga:  Pembangunan Pagar Makam Di Dusun Sentosa Habiskan Ratusan Juta Rupiah

Humas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed