oleh

Seorang IRT dan Nelayan Diciduk Polisi

Labuhanbatu, pamartanusantara.co.id-Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial RS (32) dan seorang nelayan asal Sei Merdeka Ujung, Desa Sei Merdeka, Kecamatan Panai Tengah berinisial AS alias Kempes (27), ‘diciduk’ personel berpakaian preman dari Polsek Panai Tengah.

Kedua pelaku ini diamankan polisi karena menyimpan tanpa hak narkotika jenis sabu-sabu. Mereka diamankan polisi dari lokasi terpisah.

Penangkapan terhadap RS dilakukan di rumah tersangka di Desa Sei Pelancang, Kecamatan Panai Tengah, Kamis (26/4/2018) pukul 16.00 yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda K Butar-Butar. Hasilnya, polisi menyita barang bukti berupa dua paket plastik sedang, transparan yang berisi kristal putih diduga sabu, satu buah HP merek Nokia, satu buah dompet warna biru bunga.

Baca juga:  Ciptakan Inovasi di Era Industri 4.0, Produsen Elektronika Tingkatkan Riset

Sementara itu, penangkapan terhadap seorang nelayan itu terjadi di hari yang sama tepatnya pada pukul 21.00 di loket Bus CV. Galant Desa Sei Rakyat, Kecamatan Panai Tengah.

Saat digeledah, polisi menemukan dua paket plastik sedang berisi serbuk kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu, dan satu buah HP merk Evercross.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang melalui Kapolsek Panai Tengah, AKP Mhd Basyir, Jumat (27/4/2018) membenarkan penangkapan ini.

“Kedua tersangka diamankan berdasarkan laporan dari masyarakat. Keduanya telah diserahkan ke Sat Reskrim Narkoba Polres Labuhanbatu untuk proses selanjutnya,” kata singkat Kapolsek. (302)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed