oleh

Satu Tersangka Tenggelamnya KM Sinar Bangun Tidak Ditahan

MEDAN, PAMARTANUSANTARA.co.id | Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kabupaten Samosir Nurdin Siahaan, yang menjadi salah satu tersangka dalam peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, ternyata tidak langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumatera Utara. Dia hanya dikenakan wajib lapor.

“Tersangka NS hari Jumat, 13 Juli 2018 pukul 14.00 WIB dikembalikan dan belum dilakukan penahanan,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (13/7) sore.

Tatan menjelaskan alasan penyidik belum melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan karena penyidik akan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap saksi ahli. Saksi ahli tersebut merupakan ahli kelautan, ahli hukum tata negara dan BMKG. “Jadi, tersangka NS dikenakan wajib lapor satu kali seminggu,” ungkap Tatan.

Baca juga:  PU-PR Lampung Selatan Segera Selesaikan Jembatan Way Pisang

Polda Sumut sudah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba pada Senin (18/6) lalu.‎ Kelima tersangka adalah Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir Nurdin Siahan, nakhoda KM Sinar Bangun Poltak Soritua Sagala.

Kemudian Kepala Pos Pelabuhan Simanindo Golpa F. Putra, Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (ASDP) Kabupaten Samosir Rihad Sitanggang dan anggota Kapos Pelabuhan Simanindo Karnilan Sitanggang.

Dari kelima tersangka itu, empat diantaranya sudah ditahan. Bahkan berkas perkaranya sudah diteliti Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Namun setelah diperiksa oleh jaksa, berkas dari empat tersangka tersebut masih ada kekurangan sehingga Kejati Sumut mengembalikan berkas itu ke penyidik Polda Sumut.

Baca juga:  Pesona Mudik Diantara Puasa dan Lebaran

Untuk kasus ini para tersangka dijerat dengan Pasal 302 dan/atau 303 UU Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran Jo Pasal 359 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1,5 miliar. (310)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed