oleh

Refleksi Harkitnas Bagi Generasi Muda

Dijelaskan sejarah 20 Mei, selanjutnya memotivasi generasi muda untuk semangat dalam mengisi pembangunan, yang anak sekolah yakni mahasiswa semangat belajar dengan giat, ikut serta sebagai agent of change untuk perubahan kemajuan bangsa. Sudah sarjana bisa mengimplementasikan ilmu kesarjanaannya dalam membangun bangsa. Dan para remaja maupun pemuda mengisi aktivitasnya dalam hal positif dengan menjauhi narkoba, kriminalitas dan kenakalan remaja.

“Negara kita didirkan oleh para ulama dan tokoh nasional yg memiliki kesepakatan hidup berbangsa dan bernegara. Yakni Pancasila dan UUD 1945 NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang bermakna anugerah”

Kita adalah bangsa yang luhur yg menghormati perjuangan leluhur kita. Hari Kebangkitan Nasional merupakan penghargaan para pejuang pendahulu bangsa ini dalam melakukan perubahan terhadap nasib bangsanya. Dalam masa sekarang makna kebangkitan Nasional adalah upaya yang dilakukan secara sadar terukur dalam melakukan pembangunan nasional.

Baca juga:  Tidur Sepanjang Hari Selama Puasa, Batalkah?
Oleh : Agis Munyidin, ST Aktivis Kajian Pembangunan Sosial Ekonomi, Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat di Jawa Barat, Bandung 20 Mei 2018.

Refleksi hari kebangkitan nasional adalah membangun jati diri dan mengukuhkan jiwa nasionalisme generasi muda dalam menjawab tantangan zaman. Karena dimasa sekarang tantangan begitu berat yang mendera negeri ini, solusinya hanya satu yaitu penanaman nilai-nilai luhur kehidupan berbangsa dan bernegara dan bertolerenasi antar umat beragama sebagaimana warisan pada pendahulu bangsa.

Para tokoh masyarakat, pemuka agama menjalin silaturahmi untuk persatuan dan kesatuan bangsa dan generasi muda bangkit maju untuk membangun bangsa lebih baik, karena hadirnya NKRI ini berawal dari pemersatuan bangsa-bangsa yang ada dalamnya. Sehingga kebersamaan dalam membangun bangsa adalah ketahanan nasional yang tak bisa di kalahkan oleh siapapun. Dengan kebersamaan visi dan misi kita membangun bangsa maka kita layaknya seperti panah yang lurus terhenus menancap kepada sasarannya.

Baca juga:  Hoegeng adalah Polisi, Polisi itu adalah Hoegeng

Hal tersebut kita upayakan dalam pembangunan dan penguatan ideologi bangsa melaksanakan hakikat Pancasila, mempererat hubungan sosial, mencipatkan keseimbangan ekonomi nasional dengan memaksimalkan potensi lokal dan tenaga kerja lokal, melaksanakan stabilitas politik bersih sebagi bentuk dari hakikat demokrasi yang berdaulat adil dan makmur, menjaga perdamaian dan persatuan bangsa demi tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed