oleh

PPK Halongonan Timur Gelar Bimtek Terhadap Petugas KPPS

PPK Halongonan Timur Gelar Bimtek Terhadap Petugas KPPS
PPK Halongonan Timur Gelar Bimtek Terhadap Petugas KPPS

PALUTA, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Halongonan Timur menggelar Bimbingan Tehnik (Bimtek) terhadap Kelompok Panyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Aula Kantor Camat Halongonan Timur Kabupaten Padang Lawas Utara, yang berlangsung selama dua hari, Rabu (10/4) s/d Kamis, (11/4).

Panitia Bimtek yang hadir, Ketua PPK Raja Tembal Siregar, Devisi Teknis Ranniri Ortega Harahap, Devisi Data Marlis Sumitro Harahap, S.Pd. Devisi Hukum Maspera Siregar, SDM dan Parmas Maunnarta Rumaini.

Dasar hukum, UU Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum, peraturan No. 7 tahun 2017 tentang jadwal tahapan sebagaimana diubah terakhir dengan peraturan KPU No. 32 tahun 2018, Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2019 tentang pemungutan dan penghitungan suara pemilihan umum, peraturan DKPP No 2 tahun 2017 tentang kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilihan umum.

Baca juga:  Usung Konsep 4.0, Kawasan Industri Senilai USD 300 Juta Berdiri di Karawang

Ketua PPK Raja Tembal Siregar menyampaikan kepada seluruh KPPS selamat bergabung untuk penyelenggaraan pemilu 2019, tujuan bimtek ini dilaksanakan agar nanti dipelaksanaan pemilu semuanya berjalan dengan baik, tidak ada kendala seperti yang kita harapkan bersama dan KPPS harus paham jenis formulir dan peralatan logistik

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Halongonan Timur Devisi Teknis Ranniri Ortega Harahap yang memberikan pemaparan materi tentang pemungutan dan penghitungan suara pemilu tahun 2019 kepada KPPS.

Disampaikannya, peserta Bimtek KPPS 1, KPPS 4 dan KPPS 5 dari setiap TPS dihari pertama berasal dari 5 desa yaitu Desa Siancimun, Desa Mompang 1, Desa Batangpane 1, Desa Batang Pane 2 dan Desa Batang Pane 3 yang terdiri dari 31 TPS. Kali ini peserta bimteknya desa yang TPSnya lebih banyak.

Baca juga:  Berangkat Dengan Hati Yang Ikhlas, Jaga Kesehatan dan Kekompakan: Pesan Bupati Tapsel

Sedangkan dihari kedua diikuti 9 desa diantaranya Desa Bolatan, Desa Situmbaga, Desa Hutabarunangka, Desa Sihopuk Baru, Desa Sihopuk Lama, Desa Rondaman, Desa Gunung Intan, Desa Gunung Manaon 3 dan Desa Pasir Bara.

Ranniri Ortega juga selaku pembicara
Bimtek mengatakan mestinya yang menyampaikan materi bukan kami, tapi dari KPU kabupaten.

“Namun pada kesempatan ini kami di percayakan mewakili pemaparan ataupun penyampaian materi,” jelasnya.

Dalam sesi tanya jawab, Ibu-ibu lansia yang tidak paham dalam pencoblosan, KPPS tidak boleh mendampingi, solusinya membuat surat kuasa (formulir C3 KPU) yang ditandatangani anak kandung dan panwas.

Bila terjadi sengketa dalam pengumuman suara sah dan tidak sah, KPPS menyerahkan kepada saksi dan panwas dan isi formulir model C2 ditanda tangani sah atau tidak sah.

Baca juga:  Fitra Terpilih Sebagai Nakhoda Baru PMII Labuhanbatu Raya.

Daftar Pemilih Tambahann (DPTB) satu dapil boleh ikut memilih, dengan membawa kartu Identitas berupa e-KTP, suket, paspor, SIM dan formulir model A5, salah coblos boleh ganti kertas suara.

Selain itu, petugas KPPS dan peserta pemilih yang dipanggil duduk di tempat antri tidak boleh dalam TPS. (Zulpan)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed