oleh

Poyek ADD/DD Desa Huta Baru Nangka Diduga Langgar Undang-undang KIP

PALUTA, PAMARATANUSANTAR.co.id | Pelaksanaan proyek suatu bangunan dalam melakukan kegiatan tanpa di sertai memasang papan nama proyek di lokasi kegiatan. Ketika tengah berlangsung, kerap terjadi, padahal papan nama merupakan suatu bentuk informasi agar mudah diakses oleh masyarakat sebagai sarana untuk memperoleh informasi. Berdasarkan asas keterbukaan dan transparansi serta tanpa ada yang harus di rahasiakan akan tetapi semua itu ternyata hanyalah sebuah wacana.

Proyek bangunan tanpa papan nama yang lazim di sebut dengan istilah proyek siluman bukanlah merupakan suatu pemandangan yang baru, bahkan kerap mewarnai wilayah
Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) terutama di wilayah Desa Huta Baru Nangka, dan hingga kini justru menjadi sesuatu yang biasa di lakukan, dan bahkan yang sangat di sayangkan, tindakan tersebut justru menjadi suatu bentuk kebiasaan di dalam melaksanakan kegiatan suatu proyek bangunan.

Dalam melaksanakan kegiatan suatu proyek bangunan Sumur Bor yang
terletak di Desa Huta Baru Nangka Kecamatan Halongonan Timur tersebut, telah menjadi sorotan publik, pasalnya, menurut keterangan salah seorang warga yang di temui awak media mengaku, bahwa kegiatan sudah berlangsung.

Baca juga:  Warga Desa Gumarupu Lama Deklarasikan Dukungannya Kepada Henri Bosar Harahap Caleg DPRD Paluta

“Saya menduga proyek ini mencuri start papan nama proyek, memang belum terpasang, serta dia tidak tahu siapa pihak yang menjadi pelaksana kegiatan tersebut,” ujar salah satu warga, Jum’at, (24/8) di Desa Huta Baru Nangka.

Menurut salah satu tokoh pers Kabupaten Paluta Paisol Hasibuan, sewaktu mengkonfirmasi hal tersebut, Kades Huta Baru Nangka belum melakukan kewajiban dalam melaksanakan suatu kegiatan dengan tidak melakukan pemasangan papan nama proyek.

“Sejak awal di lokasi ketika, kegiatan tengah berlangsung, sudah ada indikasi telah melakukan tindakan yang di duga kuat melanggar, dengan adanya Undang – Undang No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi kepada publik yang mana perihal tersebut sudah jelas merupakan hak setiap warga negara untuk mendapat serta memperoleh informasi publik berdasarkan asas keterbukaan,” jelas Paisol.

Baca juga:  Koramil 06/Dolok Kodim 0212/TS Gotong Royong Bersama Warga

“Tanpa memasang papan nama proyek, terkesan sudah mengabaikan Undang – Undang, dan merupakan tindakan yang sangat tidak layak, terlebih ketika melaksanakan kegiatan dana untuk anggaran bersumber dari pemerintah pusat dalam bentuk APBN, maupun dari pemerintah daerah dalam bentuk APBD dan dengan adanya suatu proyek bangunan yang dalam melaksanakan kegiatan tanpa memasang papan nama proyek, maka tidak menutup kemungkinan, anggapan warga masyarakat bahwa telah terjadi penyimpangan dana untuk anggaran, karena anggaran untuk memasang papan nama proyek selalu ada dalam kontrak manapun,” ujar Paisol.

Terpantau, Bangunan yang kini sudah dalam kondisi selesai, hasil dari kegiatan yang awalnya dilaksanakan tanpa di sertai dengan tanpa papan nama proyek di wilayah Desa Huta Baru Nangka, kini kian memprihatinkan, lantaran menurut Paisol di duga beberapa titik ADD/DD sudah selesai tanpa papan nama.
“Dan, diduga asal – asalan, lalu siapa yang harus bertanggung jawab terkait dengan perihal tersebut?,” tanya Paisol.

Baca juga:  Pegawai Malas, Kantor Camat Ujung Batu Sepi

“Dengan adanya kegiatan yang di laksanakan dengan dana untuk anggaran yang bersumber dari ADD, atau DD, maka sangat di harapkan kepada pihak yang terkait untuk bisa lebih exstra ketat dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksana kegiatan proyek bangunan, agar hasil dari kegiatan bisa bertahan lebih lama ketika di manfaatkan masyarakat.

Saat wartawan mengkonfirmasi hal tersebut ke Kepala Desa Huta Baru Nangka, Sahur Harahap mengakui jika hal tersebut memang ada kesalahan.

“Belum keluar anggaran tahap ke-2, saya sudah mengerjakan proyek fisik jenis sumur bor, dan sekarang hampir sudah selesai, sedangkan anggaran untuk tahap pertama seharusnya untuk dana sosialisasi,” ucap Sahur Harahap. (Arman Halim Harahap)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed