oleh

Polri Raih Opini WTP Dalam Laporan Keuangan BPK RI TA 2018

Polri Raih Opini WTP Dalam Laporan Keuangan BPK RI TA 2018

JAKARTA, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D Menghadiri Acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Atas Laporan Keuangan (LK) Polri Tahun 2018 di Rupattama Mabes Polri siang ini, Senin 17 Juni 2019.

Anggota I BPK RI, Dr. Agung Firman Sampurna, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Polri yang telah menyelenggarakan Pemilu 2019 dengan aman damai dan lancar.

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (disingkat BPK RI) adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang memiliki wewenang memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Menurut UUD 1945, BPK merupakan lembaga yang bebas dan mandiri. Anggota BPK dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah, dan diresmikan oleh Presiden. Anggota BPK sebelum memangku jabatannya wajib mengucapkan sumpah atau janji menurut agamanya yang dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung .

Baca juga:  Inilah Yang Ditampilkan IKPM Sumut Di Karnaval Selendang Sutera Yogyakarta Tahun 2018

Hasil pemeriksaan BPK RI kepada Polri selama 5 tahun terakhir selalu baik. Pada tahun 2018 diputuskan Polri memperoleh wajar tanpa pengecualian (WTP). Prestasi ini merupakan kebanggaan, ini hasil kerja keras para pimpinan Polri, dan seluruh jajaran Polri dalam mengelola keuangan.

“Selamat kepada Kapolri dan jajaran, karena telah mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian. Tetap bekerja keras dan komitmen untuk mengelola keuangan lebih baik lagi.” Tegas Bapak Agung Firman selaku Komisi I BPK RI. Terimakasih atas kerja sama yang baik selama pemeriksaan berlangsung. tambahnya.

Kapolri dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terimakasih kepada BPK RI yang telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam Laporan Keuangan Polri T.A. 2018. Dengan demikian Polri berhasil 6 tahun secara berturut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian.

Baca juga:  Warga Asahan Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak

“Berbagai Survei, 2016 awal Polri menjadi 3 lembaga yang tidak dipercaya publik, menjadi 3 lembaga yang dipercaya publik saat ini. Mudah mudahan dengan modal nilai opini Wajar Tanpa Pengecualian semoga tahun depan tunkin Polri dan TNI bisa menjadi 100%.” Harapan Kapolri dalam sambutannya.

Kita harus membuat iklim yang kompetitif, membuat anggaran terbuka, bersih dan lebih transparan lagi. Dengan _Reward and Punishment_ untuk Satker dan Polda Jajaran.

“Terimakasih banyak atas kebaikannya, dan masukan yang diberikan sebagai konsultan. terimakasih kepada kasatker dan Polda Jajaran yang telah bekerja sama dengan BPK, sehingga menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian.” Ucapan terimakasih Kapolri dalam sambutannya

Dalam acara ini Anggota I BPK RI, Dr. Agung Firman Sampurna, S.E., M.Si., didampingi oleh Auditorat Utama Keuangan Negara I, Dr. Heru Kreshna Reza dan Kepala Auditorat I.B, Hendra Susanto, M.Eng., M.H., CFRA. Sedangkan Kapolri didampingi Irwasum Polri beserta Pejabat Utama Mabes Polri, dan para Irwasda Polda Jajaran. (Tim)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed