oleh

Poldasu Tangkap Penjudi Bola Online dan Temukan Sabu di Dispenser

MEDAN, PAMARTANUSANTARA.co.id | Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil menangkap seorang pemain judi bola online yakni Adi Tia Ramadhan (27) warga Jalan Sekata Gang Kenanga Kelurahan Sei Agul Kecamatan Barat dari kamar kosnya di Jalan Punak Kelurahan Sei Putih Kecamatan Medan Timur, Sabtu (14/7).

Namun saat ditangkap, Polisi justru mendapati sebanyak 243 gram narkotika jenis sabu yang disembunyikannya di dalam dispenser miliknya. “Tersangka awalnya ditangkap untuk kasus judi online. Akan tetapi saat digeledah, ditemukan narkotika jenis sabu yang di dalam dispenser,” ungkap Kasubdit III/Jatanras AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kanit VC Kompol Daniel Marinduri kepada wartawan, diruangannya, Senin (16/7).

Baca juga:  4 Pria Pemilik Sabu dan Senpi Warga Bilah Hilir ditangkap SatRes Narkoba Polres Labuhanbatu

Maringan menjelaskan, sebelum penangkapan dilakukan, unit V Jatanras Polda Sumut awalnya memang telah mengantongi nama target operasi (TO) berdasarkan informasi judi online. “Tapi karena curiga, selanjutnya petugas melakukan penggeledahan dan menemukan barang haram tersebut tersimpan,” jelasnya.

Maringan menambahkan, selain 243 gram sabu dari tangan Adi, polisi turut mengamankan barang bukti berupa, satu unit hp, lima lembar bukti setoran ke BRI, laptop, dispenser, empat kaca pirek, timbangan digital, serta uang tunai Rp 1.050.000.

“Jadi karena ditemukan sabu, selanjutnya kasusnya akan kita limpahkan ke Ditresnarkoba. Sedangkan untuk judi online, berkasnya tetap akan lanjut namun saja penahanannya ditangguhkan,” tandasnya.

Sementara itu, Adi mengaku bahwasanya ia hanya bertugas sebagai kurir narkoba. Sedangkan narkoba itu diakuinya, milik dari seorang narapidana berinisial D yang sedang ditahan di lapas Tanjung Gusta. “Di narkoba saya baru bekerja selama 2 bulan. Untuk upah, dari satu gram sabu saya diberi Rp 300.000. Sebelumnya saya bekerja sebagai ojek online,” terangnya.

Baca juga:  Adanya Dugaan Penyelewengan Dana RKB Di Cikampak, Kampak Merah Putih Surati Manager Distrik PTPN III Labusel

Sedangkan untuk kasus judi, Adi mengatakan, ia baru menjadi pemainnya selama piala dunia 2018 berlangsung. Dari judi ini, ia mengaku telah mendapatkan keuntungan sekitar Rp 4.000.000. “Saya mainnya melalui website hoki365. Hanya selama piala dunia ini saja,” pungkasnya. (310)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed