oleh

Poldasu Tahan Perusak Kotak Suara Pilkada

MEDAN, PAMARTANUSANTARA.co.id | Tim Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara telah menahan dua dari tiga orang diduga perusak kotak suara pilkada di Tapanuli Utara dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut tahun 2018.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, di Medan, Selasa (10/7) mengatakan kedua pelaku yang diamankan itu, berinisial YS dan JDN.

Kedua orang perusak kotak suara itu, menurut dia, ditangkap di kediaman mereka masing-masing oleh petugas dari Polda Sumut. “Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka, saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Sumut,” ujarnya.

Nainggolan mengatakan, kedua tersangka itu dikenakan melanggar Pasal 170 juncto Pasal 406 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Baca juga:  Sedang Berlangsung, Makrab Ke- 3 Gepma Labusel Diikuti 35 Anggota Baru

Sebelumnya, perusakan kotak suara tersebut dilakukan pelaku YS dan JDN di Kantor PKK Kecamatan Siborong- borong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, tanggal 27 Juni 2018.

Penangkapan terhadap kedua pelaku itu, setelah beredarnya video perusakan kotak suara Pilkada Tapanuli Utara dan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara tahun 2018, usai dilakukan penghitungan suara di seluruh tempat pemungutan suara (TPS). (310)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed