oleh

Penerimaan Penyuluh di Kemenag Labusel Dipertanyakan Peserta, Isu Beredar Test Hanya Formalitas

Diterbitkan pada

image_pdfUnduh PDF
Penerimaan Penyuluh di Kemenag Labusel Dipertanyakan Peserta, Isu Beredar Test Hanya Formalitas
Penerimaan Penyuluh di Kemenag Labusel Dipertanyakan Peserta, Isu Beredar Test Hanya Formalitas
Penerimaan Penyuluh di Kemenag Labusel Dipertanyakan Peserta, Isu Beredar Test Hanya Formalitas
Penerimaan Penyuluh di Kemenag Labusel Dipertanyakan Peserta, Isu Beredar Test Hanya Formalitas

LABUSEL, PAMARTANUSANTARA.CO.ID |
Pengumuman hasil ujian seleksi Penyuluh Agama Islam Non PNS di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, dikeluhkan sejumlah peserta, dan beredar isu tes seleksi hanya formalitas.

Pasalnya, dijadwalkan hasil seleksi diumumkan 23 Desember 2019, tertunda dengan tidak beralasan sehingga pengumuman diumumkan (24/12) itupun melalui WhatsApp Group yang dibuat oleh Pegawai Kantor Kemenag Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Dimana kegiatan ujian seleksi calon penyuluh tersebut, dilaksanakan Minggu (8/12/2019) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kotapinang, dengan ujian tertulis dan test lisan / wawancara yang dilakukan oleh panitia seleksi.

Saat itu, Kepala Kantor Kemenag (Kakan Kemenag) Kabupaten Labuhanbatu Selatan, M. Rosyadi Lubis dalam penyampaiannya, bahwa adapun berkas ujian tertulis nantinya akan dikirim ke propinsi untuk diperiksa, sehingga kelulusan peserta bukan ditentukan oleh Kemenag Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Baca juga:  Pemkab Paluta Raperda Penamaan Jalan

Saat ditemui, salah satu peserta menyampaikan keluhannya sebab nama keluar tanpa didampingi nilai, sementara ujian diikutinya dengan seksama.

“Pengumuman hasil seleksi diumumkan terlambat dari jadwal yang sudah ditentukan, aku dapat kabar tanggal 24 melalui WhatsApp Group yang sudah dibuat, itupun tidak ada nilainya.” ucap salah satu peserta.

Saat dikonfirmasi Selasa (14/01/2020) Kakan Kemenag, M. Rosyadi Lubis terkait pelaksanaan seleksi ujian sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan pihaknya hanya menerima daftar nama-nama yang lulus dari Kanwil Sumut namun nilai hasil ujian tidak di cantumkan.

“Jumlah yang mendaftar kurang lebih 80 orang, yang diambil 40 orang terdiri dari 5 kecamatan di kabupaten Labuhanbatu Selatan, yang menentukan kanwil bukan kita”, Kata Rosyadi sambil menyampaikan 60% nilai wawancara 40 % nilai ujian tertulis.” kata Rosyadi.

Baca juga:  Andi Suhaimi Dalimunthe Berangkatkan 9 Pelajar Ikuti Jambore Tingkat Provinsi

Rosyadi menyebutkan 30 orang yang lulus itu masih penyuluh yang lama, 10 orang wajah baru.

“Penilaian wawancara sekitar 60%, untuk tertulis 40%. Jadi yang menunjukkan lulus gak nya itu provinsi, kita hanya mengkoreksi berkas,” sebutnya.

Saat ditanyakan, beredar issu bahwa test penyuluh itu hanya formalitas, Rosyadi membantahnya.

“Kalau dikatakan formalitas, saya kurang setuju juga, kenapa kurang setuju karena kita melakukan itu secara betul. Kita sudah melakukan sesuai ketentuan yang berlaku, soal (berkas ujian) nya diterima di pagi hari menjelang mau ujian, kalau soal itu bermalam mungkin bisa dikatakan seperti itu,” katanya.

Saat disinggung, mengapa penyuluh kebanyakan wajah lama?

Rosyadi mengatakan kemarin itu memang waktu pertemuan di Kanwil, untuk penyuluh yang lama supaya diperdayakan kembali. “Kita katakan gak mau kalau penyuluh lama tidak ditesting, harus ditesting, maka diteslah semuanya,” jawabnya.

Baca juga:  Muspica Panai Hilir Dan Panai Tengah Tampung Aspirasi Rakyat

Ia menambahkan memang ada regulasi yang aturan yang memungkinkan mereka bisa, “Tetapi saya lihat jalanya nggak pas, contohnya begini, kemarin waktu seleksi bagi penyuluh yang kehadiran baik dan mengasih laporan tiap bulan dia masuk 2 kali seminggu ke kantor KUA ada bukti fisik maka dia tidak perlu lagi di testing, ada aturannya,” imbuhnya.

Mengapa dibuat tes seleksi, kata Rosyadi agar menghindari tidak ada kesannya main copot-copot saja. (Anas Hrp/Riz)

Komentar Sahabat Pamarta

Penerimaan Penyuluh di Kemenag Labusel Dipertanyakan Peserta, Isu Beredar Test Hanya Formalitas
Penerimaan Penyuluh di Kemenag Labusel Dipertanyakan Peserta, Isu Beredar Test Hanya Formalitas
Penerimaan Penyuluh di Kemenag Labusel Dipertanyakan Peserta, Isu Beredar Test Hanya Formalitas
Penerimaan Penyuluh di Kemenag Labusel Dipertanyakan Peserta, Isu Beredar Test Hanya Formalitas
Penerimaan Penyuluh di Kemenag Labusel Dipertanyakan Peserta, Isu Beredar Test Hanya Formalitas
image_pdfUnduh PDF

Komentar

komentar

News Feed