oleh

Penelepon Gelap Resahkan Ortu Siswa di Padangsidimpuan

PADANGSIDIMPUAN, PAMARTANUSANTARA.co.id | Penelepon gelap meresahkan sejumlah orangtua siswa di Kota Padangsidimpuan. Banyak orangtua yang panik bahkan sampai pingsan.

Inilah yang dialami sejumlah orangtua siswa SMP Negeri 6 Pemko Padangsidimpuan, Para orangtua siswa mendapat kabar anaknya di sekolah masuk rumah sakit. Modusnya macam-macam, yang pada akhirnya si penelepon minta ditransfer uang.

Berikut cerita Juntak, ayah dari Wilmar Parningotan Simanjuntak siswa SMP Negeri 6, kepada PAMARTANUSANTARA.co.id, Selasa (28/8).

Juntak sedang bekerja tiba-tiba dihubungi oleh seseorang dengan nomor HP 082297808630 yang mengaku sebagai dokter bernama Gunawan di Rumah Sakit Inanta Kota Padangsidimpuan, dan berkata “Anak bapak tadi terjatuh di toilet SMP Negeri 6 dan mengalami pendarahan yang cukup parah di bagian wajahnya,” kata Juntak menirukan perkataan dari penelepon gelap itu.

Baca juga:  Lelang Jabatan Sekda Kota Padangsidimpuan 5 Kadis, 1 Kaban, 1 Asisten Lulus Administrasi

“Kami harus segera melakukan operasi dan bapak harus memberikan DP sebesar Rp. 3.000.000,- sampai 5.000.000,-” kata juntak lagi.

Mendengar kejadian itu membuat dirinya menjadi shock, “Saya jadi shock dan gugup, saya katakan pada penelepon gelap itu bahwa saya tidak punya uang sebesar itu pak, tetapi setelah ditelusuri ke rumah sakit Inanta, ternyata tidak ada anak saya,” ujar Juntak.

Hal yang sama juga dialami Aipda Ileven Siagian bertugas di Polres Tapanuli Selatan. Beliau juga mendapat dari penelepon yang tidak dikenal dengan modus anaknya kecelekaan dan dimintai sejumlah uang darinya.

“Saya tidak langsung percaya, saya cek langsung kelapangan ternyata tidak benar. Benar pikiran saya bahwa penelepon itu ingin berusaha menipu saya, Alhamdulillah anak kita baik-baik saja bang,” ungkapnya.

Baca juga:  KKP Baru Pertama Dilaksanakan Di Kota Padangsidimpuan

Sementara Kepala SMP Negeri 6 Padangsidimpuan, di Jl.Kenanga, melalui Wakil Kepala Sekolah M. A Hutasuhut mengatakan bahwa hal ini adalah penipuan, karena tidak sesuai dengan laporan dari para orangtua murid dan hasil peninjauan kami ke lapangan.

“Diminta kepada masyarakat atau para orang tua murid agar tidak mudah percaya jika mengalami hal atau kejadian yang serupa, lebih baik tidak usah direspon, atau segera cek saja langsung ke sekolah jangan memenuhi apalagi menanggapi permintaan dari penelepon tersebut,” pungkasnya.

Dia menambahkan, kita akan segera membuat laporan ke Polresta Padangsidimpuan tentang penipuan dari penelepon gelap ini. “Semoga pak polisi bisa menindaklanjuti dan segera dapat menangkap para pelakunya,” Imbuhnya. (C’jamS)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed