oleh

Pemuda Muslimin Indonesia Wilayah Sumut Laksanakan Musker

Medan, Pamarta Nusantara-Pemuda Muslimin Indonesia saat ini dihadapkan dengan era globalisasi, dimana globalisasi adalah proses integritasi internasiomal yang terjadi karena pertukaran perdagangan dunia, produk dan aspek kebudayaan lainnya. Akibat kemajuan dari teknologi informasi dan komunikasi.

Untuk itu Pemuda Muslimin Indonesia tidak bisa lagi bermain-main dalan menyikapi saat-saat keadaan atau situasi deadline/injurytime, tetapi harus mampu menjawab dan menyikapi dengan sedini mungkin agar dapat bertarung dan hidup ditengah-tengah era globalisasi (MEA dan AFTA), demikian hal yang dikatakan Jhonson Sialogo selaku Ketua DPW terpilih yang baru dilantik Pengurus Pusat Pemuda Muslimin Indonesia untuk periode 2018-2023 di hotel Madani Medan, dalam pemberian kata sambutannya pada pembukaan RAKERWIL (Rapat Kerja Wilayah_red), di aula hotel Madani di Jalan Sisingamangaraja Medan, Jum’at (11/05/18).

‘’ Keharusan bagi kader Pemuda Muslimin Indonesia sebagai garda terdepan untuk mempelopori dan mengambil bagian dari setiap evev-even nsdional dari suatu proses perubahan. Karena Pemuda Muslimin Indonesia bukanlah anhistorycal accident (bukanlah suatu kebetulan dalam sejarah), akan tetapi Pemuda Muslimin Indonesia adalah merupakan an historical necessity (sesuatu keharusan sejarah) yang sudah ikut turut serta mewarnai perjalanan kehidupan berbangsa dan nernegara khususnya dslam membangun peradaban pemuda Islam dengan menjalankan Islam dengan sepenuh-penuhnya dan seluas-luasnya,’’ ucap Jhonson Sialogo.

Baca juga:  Kader DPC Partai Demokrat Paluta Dukung Eramas di Pilgubsu

Sementara Ketua Dewan Pertimbangan Wilayah Sumut, Zaharuddin Sinaga, SE, dalam kata sambutannya mengatakan dalam menjalankan roda organisasi kita harus kuat, jangan melemah, dalam hal ini ingin ada 5 hal, sebagai motivasi untuk kita semua, yakni
1. Bagaimana membangun solidaritas sesama pengurus, dalam hal ini intinya adalah tenggangrasa harus bisa diterapkan, dalam pergerakan harus saling memahami dan membantu.
2. Bagaimana meningkatkan kwalitas organisasi, jangan memaknai kwalitas berdasarkan izajah, kekayaan, dll. Harus bisa memahami kondisi organisasi, selalui memulai dan menutup kata-kata atau ceramah dengan identitas Pemuda Muslimin Indonesia “Billahi fe sabilihi haq”.
3. Melakukan konsolidasi organisasi, yang merupakan jantung organisasi. Pengurus Cabang hendaknya dapat dengan segera membentuk PAC berdasarkan nilai kwalitas bukan kwantitas.
4. Kaderisasi kepada masyarakat dengan memberikan masukan kepada masyarakat tentang sejarah-sejarah organisasi kepada masyarakat.
5. Melakukan sosialisasi organisasi langsung ke masyarakat masing-masing pengurus Pimpinan Cabang kota atau Kabupaten.

Baca juga:  Andar Harahap Laporkan Harta Kekayaannya

“Gerakkanlah organosasi ini dengan baik, serius tetapi santai. Harus bisa membangkitkan kemauan atau semangat pengurus dalam berorganisasi demi kemajuan organisasi kita Pemuda Muslimin Indonesia, di Sumatera Utata khususnya,’’ papar Zaharuddin.

Pada RAKERWIL I di bawah pimpinan Jhonson Sialogo ini menyimpulkan hasil musyawarah program jangka panjang dan program jangka pendek.
Adapun Program jangka pendek Pemuda Muslimin Wilayah Sumut yaitu:
1. Konsolidasi Internal
Pembentuksn organisasi di tingkat Pimpinan Cabang, Kabupaten/kota, Kecamatan dan Deaa/Kelurahan, Ranting dan Anak Ranting.
2. Up Graiding/kaderisasi internal tentang pemahaman visi dan misi, maksud dan tujuan Pemuda Muslimin Indonesia.
3. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial yang difasilitasi oleh Pimpinan Wilayah Sumut agar dapat menyatukan partisipasi aktif, korektif, dan konstribitif, dapat mengimplementasikannya di tengah kehidupan keummatan dan bangsa.
4. Penguatan eksistensi kelembagaan, menumbuhkembangkan rasa loyalitss dan dedikasi.
5. Memciptakan generasi muda yang kreatif dan innovative dan mampu bersaing di tengah-tengah kehidupan global.
6. Menciptakan Pemuda Muslimin yang handal di bidang ekonomi dengan melahorkan pengusaha muda Pemuda Muslim.
7. Pemuda Muslimin Indonesia Propinsi Sumateta Utara secara aktof terlibat dalam pendidikan dengan bekerja sama dengan instansi Pemerinta dan Lembaga Swasta yang mangadakan Pendisidikan.
8. Pimpinan Wilayah melaksanakan Mou dengan kandidat Gubernur hingga kepads tingkat Pimpinan Cabang Kabupaten/Kota.
Program jangka panjangnya, yaitu:
1. Memperkuat jaringan kelembagaan kepada pemerintah dan non pemerintah.
2. Turut serta mengambil bagian dalam mengantisipasi, mengatasi problem sosial seperti traficking, terorisme, narkoba, pornografi, porno aksi, dsb.
3. Penguatan keaadaran beragama, khususnya nilgai-nilai Islam.
4. Memperkuat basis budaya yang tidak bertentangan dengan nilai Islam.
5. Menangkal akses megatif dari pengarus globalisasi dan persagangan bebas. (JamS)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed