oleh

Pemilihan Pangeran dan Ratu Kualuh HAGAF ke-59 Gunting Saga

Labura, Pamarta Nusantara-Puncak HAGAF ditandai dengan pemilihan Pangeran dan Ratu Kualuh di arena Panggung HAGAF tepi sungai kualuh Gunting Saga.

Pada puncak acara, terpilih Muhammad Hafiz dan Rahma Wulan Lubis sebagai Pangeran dan Ratu di Hari Gembira Aidul Fitri (Hagaf) Ke-59 tahun 1439 H/2018 M yang di gelar di Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Pelaksanaan Wisata Tahunan yang berlangsung selama 4 Hari mulai 16-19 juni (2-5 Syawal 1439 H) ini menyajikan berbagai perlombaan kepada ribuan pengunjung, diantaranya Festival Dangdut, Festival Lagu Pop Religi, Fashion Show, Kuliner Khas Kualuh yaitu sayur asam ikan baung, lomba renang dan audisi pemilihan pangeran dan ratu. Pada hari terakhir acara masyarakat dihibur oleh artis ibu kota, Terlihat antusias masyarakat menyaksikan acara ini, hingga sempat membuat jalinsum Gunting Saga sedikit tersendat. Acara juga dimeriahkan artis Arlan DAcademy 4, sekaligus pengumuman dan pembagian hadiah lomba.

Baca juga:  Riset Ahrie Sonta Berhasil Raih Gelar Doktor Kepolisian

“Untuk pangeran, kepanitiaan yang diketuai Yenli Zulka Tanjung itu menetapkan Muhammad Hafiz sebagai Pangeran dan Rahma Wulan Lubis sebagai Ratu Kualuh masing-masing beralamat di kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan itu yang dipilih panitia menjadi Pangeran Kualuh tahun 2018,” ujar ketua panitia Yenli Zulka Tanjung kepada Pamarta Nusantara, (19/6).

Dijelaskan, pemilihan Pangeran dan Ratu Kualuh setiap tahun dilaksanakan di Gunting Saga. Selain pemilihan Pangeran dan Ratu Kualuh, sejumlah perlombaan juga digelar, termasuk lomba renang dan menangkap bebek yang dilaksanakan di Sungai Kualuh.

Ditambahkan, selain perlombaan, panitia juga menyediakan hiburan untuk pengunjung Hagaf Guntingsaga dengan menghadirkan penyanyi-penyanyi dari ibu kota. Selain dihibur penyanyi dari ibu kota, pengunjung Hagaf juga dapat menikmati wisata air dengan menaiki perahu bermesin di aliran Sungai Kualuh sejak pembukaan Hagaf.

Baca juga:  Wakil Ketua DPRD Sumut H.T. Milwan Reses di Kelurahan Aek Paing

“Hagaf ini dimulai tahun 1959 hingga tahun 2018 ini dan tidak pernah terputus yang di laksanakan setiap Lebaran sebagai hiburan hari Raya Idul fitri,” ujar ketua Panitia Hagaf ke-59 Yenli Zulka Tanjung.

Sebelumnya, ketua DPRD labura Drs. H Ali Tambunan membuka acara Hagaf ke-59 tahun 1439 H/2018 M. di Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara. dalam sambutannya dia menyampaikan “Dengan pelaksanaan wisata tahunan Hagaf, kita wujudkan kabupaten Labuhanbatu Utara sebagai daerah tujuan wisata, setiap tahun nya Hagaf ini mendapat bantuan APBD Labura, dan mengapresiasi kegiatan Hagaf ini bukan hanya dihadiri yang beragama Islam saja tapi juga dari agama lain. Hagaf ini menghadirkan tradisi dan budaya yang di mulai 2-5 Syawal 1439 H, di usia nya yang ke-59 tentu nya memiliki pengalaman yang cukup.
Melalui hari gembira Aidil Fitri (Hagaf) ke-59 Tahun ini, kita gali potensi sumber daya manusia dalam mempertahan kan kesenian dan budaya utuk menciptakan insan yang kreatif agar mengkader manusia muda yang kreatif dengan berbagai perlombaan, ciri khas masakan kualuh dan pergelaran pangeran dan ratu,” kata ketua DPRD Labura tersebut. (Akmal Sagala)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed