oleh

Pelayanan Unit BRI Tanjung Leidong Mengecewakan Nasabah

Pelayanan Unit BRI Tanjung Leidong Mengecewakan Nasabah
Fhoto Unit BRI Tanjung Leidong, Labuhanbatu Utara

Kualuh Leidong, PAMARTANUSANTARA.CO.ID| Sesuai visi misi menteri BUMN yakni “AKHLAK” merupakan singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Visi misi ini bertolak belakang dengan yang terjadi pada Unit BRI Tanjung Leidong yang terkesan memberikan pelayanan dan fasilitas mengecewakan bagi nasabah yang ada di kecamatan Kualuh Leidong.

Salah seorang nasabah Haidir Siregar, kepada awak media mengungkapkan kekecewaannya saat hendak menarik uang di ATM pada unit BRI Tanjung Leidong, sebab saat hendak masuk, dirinya mendapati tulisan kalau uang di ATM tidak ada.

Menurut Haidir, kejadian uang kosong di ATM Unit BRI Tanjung Leidong sudah sering terjadi dan berulamg-ulang sehingga mengecewakan nasabah Bank tersebut. Saat Haidir meminta petunjuk dari pegawai Bank, salah seorang pegawai menyarankan agar bertransaksi ke BRI Link terdekat .

Baca juga:  H. Parlindungan Nasution : Siap Mendukung Drs. Rivai Nasution MM Menuju LS 1

Masih Kata Hidir, jika bertransaksi di BRI link bisa dikenakan biaya admin berkisar 10 ribu sampai 15 ribu rupiah, sementara dirinya menjelaskan jika dalam penggunaan kartu ATM sudah dikenakan biaya admin setiap bulannya.

Atas kejadian tersebut, Hadir Siregar merasa kecewa dan keberatan tentang aturan yang di buat oleh pihak Unit BRI Tanjung Leidong tersebut, Sebab dirinya juga pernah mengalami saat ingin menarik uang kelompok penanaman padat karya rehabilitasi mangrove, berhubung uang yang ingin ditarik diatas 50 juta rupiah harus mengkonfirmasi pihak bank dahulu sebelum penarikan dilakukan.

“Sangat kecewa. Mestinya ketersediaan uang di Bank BRI itu ada, mengingat perusahaan ini merupakan besutan pemerintah yang juga BUMN”, Kata Haidir, Rabu (10/08/2022).

Baca juga:  Sat Resnarkoba Ringkus 2 Warga Huta Lambung

Tidak hanya itu, Ketua LBH Ansor Labuhanbatu Utara ini juga menyesalkan aturan yang di buat oleh unit BRI Tanjung Leidong dengan adanya potongan 10 ribu rupiah bagi nasabah saat menarik uang di teller dengan jumlah di bawah 5 juta rupiah, tanpa ada bukti tertera di rekening atau kwitansi pribadi.

Saat dikonfirmasi, Kepala unit BRI Tanjung Leidong, Dedi Wijaya mengungkapkan ketidak tahuannya terkait hal tersebut dengan alasan baru bertugas di Unit BRI tersebut.

“Saya baru saja tugas disini terhitung per Januari tahun 2022, keluhan yang bapak sampaikan itu saya tidak mengetahui nya. Mengenai kehabisan uang di ATM itu terjadi karena tidak adanya nasabah yang melakukan setor tunai ke ATM” Kata Dedi Wijaya, di kantornya Tanjung Leidong.

Baca juga:  Terkait Eks HGU PTPN III, KSP RI Jenderal Purn H DR Moeldoko Janji Bantu Padangsidimpuan

(M. Azizi)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed