oleh

Panwaslu Kecamatan Kotapinang Kunjungi DPD KNPI Labusel, Nizar Qushoi Tambak : Bersama Pemuda Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu

LABUSEL, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Mensosialisasikan peran serta pengawasan partisifatif masyarakat, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Kotapinang mengunjungi Kantor Sekretariat DPD KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kabupaten Labuhanbatu Selatan Jl. Bilal, Kotapinang, Selasa (13/11).

Hadir dalam kunjungan itu, Plt Ketua Panwaslu Kecamatan Kotapinang Nizar Qushoi Tambak, S.H. Munawar Holil Rambe (Divisi SDM), Muhammad Yahya Harahap, S.H.I serta turut hadir Panwaslu Kelurahan Kotapinang Thoriq Mustaqim, S.H.I. disambut oleh Ketua DPD KNPI Labuhanbatu Selatan Fery Syahputra Simatupang, S.H. didampingi Oleh sekretaris Saiman Siregar, S.Pd.

Dalam kunjungannya Panwaslu Kecamatan Kotapinang, Nizar Qushoi Tambak mengatakan bahwa kunjungan ini untuk mensosialisasikan peran penting pengawasan partisifatif masyarakat dalam hal ini adalah masyarakat dari kalangan pemuda yang mana tujuan pengawasan pemilu adalah memastikan terselenggaranya pemilu secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, dan berkualitas, serta dilaksanakannya peraturan perundang-undangan mengenai pemilu secara menyeluruh mewujudkan pemilu yang demokratis dan menegakkan integritas, kredibilitas penyelenggara, transparansi penyelenggaraan dan akuntabilitas hasil pemilu. juga mengingat bahwa sumber daya manusia pengawas pemilu tidak seimbang dengan jumlah objek pengawasan pemilu.

Baca juga:  Hormati Ibumu Keberkahan Bagimu

“Kami berharap kepada masyarakat pemuda agar berkenan turut mengawasi tahapan pemilu 2019 yang sedang berlangsung sekarang ini. Kami mengunjungi DPD KNPI Labusel karena kebetulan keberadaan DPD KNPI Labusel berada di wilayah Kecamatan Kotapinang, untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam mengawasi Pemilu khususnya kepada pemuda yg berhimpun di wadah KNPI Labusel,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa dengan kekurangan sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu maka perlu melibatkan partisipasi masyarakat, dan pemuda untuk tidak segan melaporkan pelanggaran pemilu kepada pengawas pemilu.

“Karena SDM yang ada saat ini, kami membutuhkan partisipasi masyarakat, dengan mengajak pemuda agar tidak segan segan jika ada melanggar tahapan pemilu kepada pengawas pemilu sesuai tingkatannya. Dengan ini, bersama pemuda awasi pemilu bersama bawaslu tegakkan keadilan pemilu,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPD KNPI Kabupaten Labuhanbatu Selatan Fery Syahputra Simatupang, SH mengatakan dalam kesempatan itu “Kami mengapresiasi dan menerima dengan senang hati kehadiran Panwaslu Kecamatan Kotapinang. Sebab, mengingatkan pemuda untuk turut mengawasi pemilu, yang mana pengawasan partisifatif salah satu bagian penting yang perlu disosialisasikan kepada pemuda agar sebaiknya turut mensukseskan dan membantu penyelenggara pemilu baik dalam mengawasi tahapan kampanye dan lain sebagainya demi mewujudkan pemilu yg bersih akan melahirkan pemimpin yang diharapkan masyarakat. Oleh sebab itu, kami berterima kasih kepada Panwaslu Kecamatan Kotapinang atas kunjungannya ke kantor kami dan saya juga selaku ketua DPD KNPI Labusel akan menyampaikan kepada OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda) dan DPK (Dewan Pimpinan Kecamatan) KNPI se Labusel. Agar berkenan turut berpartisipasi dalam mengawasi Tahapan Pemilu 2019” Kata Fery.

Baca juga:  Tafsir Mimpi Melihat Buah Melon !

Saat ditanya oleh wartawan jika ada dugaan terjadinya pertemuan oleh caleg yg mengatasnamakan silaturrahmi dan menggunakan tempat-tempat terlarang misalnya menggunakan tempat ibadah.

Nizar Qushoi Tambak menjelaskan, dalam UU No 7 tahun 2017 tentang pemilu pasal 280 ayat 1 huruf h sangat jelas aturannya tentang larangan berkampanye ditempat ibadah, menggunakan fasilitas pemerintah dan tempat pendidikan kemudian di pasal 521 yaitu sanksinya akan dipidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak 24 juta rupiah.

“Jadi kami himbau kepada peserta pemilu agar taat pada peraturan perundang undangan dalam melakukan kegiatannya yg diduga sering mengatasnamakan undangan silaturrahmi ditempat ibadah padahal tidak menutup kemungkinan akan menyampaikan citra diri atau visi misi calon yg merupakan salah satu definisi dari kampanye, maka disini kami sampaikan jika terjadi hal hal yang demikian pengawas pemilu di tingkat kelurahan/desa sudah kami ingatkan agar selalu ontime dan bekerja sepenuh waktu agar melaporkan kepada kami, jadi disinilah kami mensosialisasikan pengawasan partisifatif masyarakat khususnya pemuda labusel agar berkenan melaporkan secepatnya kepada kami agar kami langsung melakukan tindakan sesuai peraturan perundang undangan,” terangnya. (Tim)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed