oleh

Panwaslih Padang Lawas Utara ILegalkan Kampanye Kotak Kosong

Paluta, Pamarta Nusantara-Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengklarifikasi terkait pernyataan Badan Pengawas Pemilu (Bapilu) Sumatera Utara yang di catut oknum pengguna jejaring media sosial “Bawaslu bolehkan kampanye kotak kosong ataupun kolom kosong,” saat berkunjung ke kantor Panwaslih Kabupaten Paluta beberapa waktu yang lalu.

Hal itu terungkap saat Panwaslih Paluta menggelar forum rapat koordinasi dengan stake holder, dalam rangka pengawasan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Paluta dan Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara dengan materi pokok bahasan terkait pemilihan kepala daerah dengan pasangan calon tunggal, Selasa (15/5) sore, di Hotel Mitra Gunung Tua.

Acara yang dibuka oleh Ketua Komisioner Panwaslih Paluta Marakali Harahap, S.PdaI tersebut menghadirkan narasumber, yakni Asisten III Setdakab, Anwar Benni Hasugian, M.M,  Komisioner  KPU, Devisi SDM dan Parmas Herisal Lubis SH, Kadis Kominfo Anwar Sadat Siregar, M.S.i, Komisioner Panwaslih Paluta devisi Pelanggaran dan Penindakan Panggabean Hasibuan, S.H. Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumut.

Baca juga:  Benar-Benar Nyata, IPK Turut Bantu Lurah Cendana Bersihkan Lingkungan

Serta dihadiri oleh puluhan peserta dari jajaran SKPD, Tokoh masyarakat, KONI, Danramil 05 PB, Kapolsek Padang Bolak, Kemenag, Pengurus Partai Politik, utusan tim pemenangan Pasangan Calon Bupati Paluta Andar Amin Harahap-H. Hariro Harahap, Mahasiswa, Ormas, OKP Kabupaten Padang Lawas Utara, serta para tamu undangan lainnya.

Usai pemaparan materi yang disampaikan salah satu nara sumber, komisioner KPU Paluta devisi SDM Parmas Herisal Lubis, SH yang dengan terang manyatakan masyarakat tidak boleh melakukan kampanye kolom kosong tetapi hak seluruh masyarakat untuk mensosialisasikan kotak kosong bersamaan dengan mensosialisasikan pasangan calon tunggal.

“Merajuk pada P-KPU nomor 8 tahun tahun 2017 pada pasal 27, siapa saja dapat mensosialisasikan “bahwa” memilih kolom atau kotak kosong dalam pilkada dengan pasangan calon tunggal itu sah,” jelasnya.

Baca juga:  KPU Paluta Sosialisasikan Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD Pada Pemilu 2019

Herisal juga menerangkan tata cara pelaksanaan saat mensosialisasikan kotak kosong yang benar serta menyampaikan larangan-larangan kepada masyarakat dalam mensosialisasikan kolom kosong (sesuai undang undang di P-KPU) yakni, menyinggung unsur sara (Suku, Agama dan Ras) dan menyebarkan informasi yang tidak berimbang, membangun opini menyesatkan dan larangan menyampaikan opini kepada publik “bila tidak memilih kotak kosong maka dianggap menciderai demokrasi,”.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan statement masyarakat tidak boleh mengkampanyekan kotak kosong, ini sesuai undang-undang di dalam PKPU.

“Siapa pun tidak bisa mempengaruhi saya untuk merubah statement saya untuk saat ini, karena pedoman saya menyampaikan ini adalah undang undang PKPU yang sedang berlaku, kecuali ada revisi PKPU besok atau lusa yang mengatur melegalkan kampanye kosong,” tambahnya.

Baca juga:  Sekdakab Labuhanbatu Bersama OPD Peringati Harkitnas

Komisioner Panwaslih Paluta Panggabean Hasibuan S.H. terkait menanggapi pernyataan Bawaslu yang menyatakan boleh kampanye kolom kosong ataupun kotak Kosong yang di catut di beberapa media.

“Tolong diklarifikasi apa yang di sampaikan Bawaslu, salah jawab atau salah menanggapi. Kami Panwaslih Paluta dan Bawaslu Sumatera Utara tetap sepakat tidak ada Kampanye kotak kosong dan tidak melegalkan kampanye kolom kosong dalam pilkada dengan pasangan calon tunggal,” jawab Komisioner Devisi Pelanggaran dan Penindakan Panwaslih Paluta Panggabean Hasibuan, S.H. (304)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed