oleh

Orangtua Siswa Keluhkan Pungutan di SMAN 5 Kota Padangsidimpuan

PADANGSIDIMPUAN, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | SMA Negeri 5 (SMAN 5) Kota Padangsidimpuan diduga melakukan pungutan SPP atau uang komite kepada orangtua siswa. Setiap siswa dibebankan untuk kelas X sebesar Rp 28.000, per bulan dan Kelas XI sebesar Rp 35.000, per bulan.

Orangtua siswa yang tidak ingin disebutkan namanya mengeluhkan pungutan itu, “Pungutan SPP ini sudah cukup lama dan ingin kami protes, namun para orang tua takut kalau anaknya diintervensi pihak sekolah,” ungkapnya kepada PAMARTANUSANTARA.CO.ID, Minggu (9/9/2018).

Beliau mengetahui bahwa Pemerintah menggulirkan program BOS (Bantuan Operasional Sekolah) agar sekolah tidak memungut biaya. “Seharusnya pihak sekolah bisa memaksimalkan anggaran BOS yang sudah ada, jangan memanfaatkan keadaan dan melakukan pungutan dengan alasan apapun,” katanya.

Baca juga:  Diduga Kantongi Shabu Habis Mencuri Dirumah Warga

Untuk mengungkapkan kebenaran pengakuan orangtua siswa, wartawan PAMARTANUSANTARA.CO.ID mendatangi SMAN 5 Kota Padangsidimpuan, Senin (10/9) namun pihak sekolah tidak dapat memberi keterangan.

Budi Mulia SHB, Wakil Ketua NGO-BP2PAD kota Padangsidimpuan dan selaku pemerhati pendidikan, “Hal ini sudah keterlaluan karena telah melanggar peraturan Pemerintah dan cyber pungli, mengutip biaya dengan dalih untuk pembayaran honor komite sebesar Rp. 35.000,-dan pada tahun 2018 ini sebesar Rp, 28.000,- dan ini harus segera ditindaklanjuti,” katanya.

“Diharapkan kepada Pemerintah atau UPTD Tk.I di Jl. Kenanga Kota Padangsidimpuan agar segera memproses Kepala-kepala Sekolah yang bermasalah, seperti SMAN 5 dan diharapkan peran aktif dari aparat Hukum permasalahan ini,” pintanya. (Tim)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed