oleh

Negeri Demokrasi Untuk Para Raja-Raja

Diterbitkan pada

image_pdfUnduh PDF
Negeri Demokrasi Untuk Para Raja-Raja
Negeri Demokrasi Untuk Para Raja-Raja

Kotapinang, 30 Mei 2020

PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Indonesia adalah Negara yang terdiri atas pulau-pulau, Berawal dari ujung barat yaitu Sabang hingga keujung Merauke yang diikat oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia

Tepat pada 17 Agustus 1945 Presiden pertama Ir. Soekarno memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia dengan didorong oleh para pemuda saat itu untuk menyegerakan kemerdekaan

Sehari setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan oleh Ir. Soekarno, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang terdiri dari Soekarno, Hatta, Rajiman, Supomo, Suroso, Sutarji, Wahid Hasyim, Ki Bagus Hadikusumo, Oto Iskandar, dan Ki hadjar Dewantara merumuskan sistem pemerintahan Indonesia ialah Presidensial

Seiring berjalannya kemerdekaan Indonesia ada perubahan-perubahan sistem Pemerintahan dari Presidensial,Serikat dan Parlementer.

Baca juga:  Peringati Hari Ibu Ke-91, IKBI PTPN III PKS Sisumut Gelar Perlombaan Pemanfaatan Limbah Plastik

Dalam perjalanan roda pemerintahan juga telah empat kali Undang-Undang Dasar 1945 di Amandemen untuk menyesuaikan kebutuhan regulasi yang sesuai dengan keadaan negara.

Dengan itu Demkrasi adalah Konsep dari pemerintahan negara ini, Menurut Abraham Lincoln, demokrasi adalah sistem pemerintahan yang dibuat dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Jelas pada Bab 1 Pasal 1 ayat 2 bahwasanya Kedaulatan berada ditangan rakyat yang berdasarkan teori kekuasaan tertinggi terletak ditangan rakyat dan presiden adalah simbol resmi pemerintahan Indonesia

Semenjak 74 tahun berjalannya kemerdekaan masih banyak kita lihat ketidaktaatan para pemimpin dari pusat hingga daerah dalam menerapkan konsep demokrasi sehingga melahirkan kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat

Baca juga:  Dandim Polmas Bersama Forkopimda Tinjau Penyerahan BLT di Mamasa

Dewan Perwakilan Rakyat yang digadang-gadangkan sebagai penyambung dari lidah rakyat dalam pemerintahan malah kini mengkhianati rakyat dengan produk regulasi yang lebih mengarah pada kepentingan para elit dan kaum Kapitalis

Oligarki pun mengakar di Indonesia, keluh kesah rakyat pun yang terdengar tidak lagi dihiraukan sehingga kebijakan-kebijakan yang dilahirkan pun berdasarkan keinginan dari sang penguasa

Demokrasi dan kedaulatan tak lagi dapat dirasakan, sementara itu pejabat merasa memiliki kekuasaan absolut di negara yang berkonsepkan Demokrasi ini

Ini negara Republik ataukah Monarki, kata tersebut sering terbesit ditengah krisisnya demokrasi

Harapan kita saat ini ialah sadarlah secepatnya wahai para penguasa bahwasanya kedaulatan negara ini ada ditangan rakyat dan jalankan tugas-tugas sebagai pelayan daripada rakyat untuk mensejahterakan rakyat bukan untuk mensejahterakan kelompok maupun para pemilik modal asing.

Baca juga:  Bareskrim Tangkap Penjahat Penipuan Modus Pinjaman Online

Penulis : Septian Hadi (Ketua Umum Himalabusel Riau/Wasekum PTKP BADKO HMI RIAU-KEPRI)

Komentar Sahabat Pamarta

Negeri Demokrasi Untuk Para Raja-Raja
Negeri Demokrasi Untuk Para Raja-Raja
Negeri Demokrasi Untuk Para Raja-Raja
Negeri Demokrasi Untuk Para Raja-Raja
Negeri Demokrasi Untuk Para Raja-Raja
image_pdfUnduh PDF

Komentar

komentar

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Avatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed