oleh

Menolak Lupa Si Pembuat Lambang Kabupaten Labuhanbatu Selatan

Torgamba, pamartanusantara.co.id-Tidak banyak yang tahu perancang atau pencetus lambang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. “Kalau ditanya anak-anak, siapa tokoh perancang lambang” Maka jawabnya, pegawai yang bekerja di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Selatan. Tentunya jawaban itu salah.

Siapakah beliau, yang telah memberikan karyanya bagi bumi Santun Berkata Bijak Berkarya ini? Dialah Ridwan Marpaung, lahir pada 3 April 1964 di Desa Bangun, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

Pada tahun 1988, beliau berpindah ke Labuhanbatu Selatan, di Desa Persiapan Sumberjo, Kecamatan Torgamba dan menikah dengan Wajinah di Desa Bunut. Dan memiliki tiga
anak. Setelah itu, dirinya bekerja menjadi karyawan PT Wisu Indo Jaya.
Kemudian, pada 10 Desember 2009, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan atau pada saat itu disebut pemerintah daerah tingkat II Labuhanbatu Selatan menggelar sebuah sayembara pembuatan lambang dan semboyan daerah. Mendengar sayembara tersebut, Ridwan Marpaung dengan dari seni rupanya tertantang untuk mengikuti sayembara tersebut. Dan pada akhirnya, dengan kemampuan dan keahliannya dalam seni rupa, beliau mendapatkan sayembara pembuatan lambang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dan memenangkan sejumlah hadiah berupa uang tunai Rp 300.000,-.

Baca juga:  Polrestabes Bandung Musnahkan 25 Ribu Botol Miras dan 2000 Liter Tuak

Lambang bagi suatu daerah memiliki arti yang teramat dalam. Dari suatu lambang dapat diketahui karekteristik suatu daerah dan juga kehidupan masyarakatnya. Begitu bermakna arti sebuah lambang, maka untuk membuatnya pun tidak segampang membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan orang-orang yang pandai untuk membuat suatu lambang dan arti dari lambang yang dibuat tersebut.

“Sudah hampir 10 tahun berdirinya Pemkab Labuhanbatu Selatan, saya belum pernah mendapat ucapan terima kasih,” ungkap Ridwan Marpaung, Selasa (17/4).

Lebih lanjut beliau mengatakan padahal Plt Bupati Labuhanbatu Selatan Hj. Sabrina menjanjikan bagi siapa pemenangnya akan diberikan 2 hektar lahan. Dan Lahan tersebut akan dijadikan kawasan wisata sebagaimana apa yang tertuang lambang itu. Nantinya objek wisata itu dan menjadi PAD Labuhanbatu Selatan.

Baca juga:  Dispora Labuhanbatu Jadikan Areal Lapangan Binaraga Bebas Dari Kendaraan

“Hingga kini, Pemkab Labuhanbatu Selatan belum pernah memanggil saya, walaupun sudah berkali-kali melakukan penyempurnaan lambang daerah,” ungkapnya lagi. (Red)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed