oleh

Membangun Tanah Kelahiran, Kabid Bina Marga : Pemkab Labusel Tak Punya Dana

LABUSEL, PAMARTANUSANTARA.CO.ID |Sudah dua periode H. Wildan Aswan Tanjung, SH, MM, menjabat sebagai Bupati Labuhanbatu Selatan, namun penilaian masyarakat terhadap kinerjanya mengandung multi tafsir. Ada yang menilai bagus ada juga yang menilai belum bekerja maksimal dan syarat kepentingan.

Seperti rusaknya jalan dari Desa Sabungan Hilir Kecamatan Sungai Kanan menuju Desa Rasau Kecamatan Torgamba, sampai Sabtu (10/11) belum juga diperbaiki. Padahal, sudah pantas dan layak untuk diperbaiki sebab Wildan Aswan Tanjung dalam motto kepemimpinannya adalah “Membangun Tanah Kelahiran”.

Seperti diketahui, bahwasanya Wildan Aswan Tanjung merupakan putra asli kelahiran Labusel. Namun sungguh sangat disayangkan, jalan yang dapat menghubungkan beberapa desa di Kabupaten Labuhanbatu Selatan bahkan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), juga digunakan masyarakat untuk menuju Ibu Kota Kabupaten itu, namun belum mendapat perhatian penuh oleh pihak Pemkab Labusel.

Baca juga:  Terkait Dinas Pariwisata Labusel GNPK-RI Berkirim Surat Ke Kejari

“Apalagi ketika musim hujan, jalan tersebut bagaikan kolam ikan. Sangat dimungkinkan untuk diperbaiki agar mempelancar masyarakat bertransportasi,” Ungkap salah seorang warga tersebut, Jumat (22/09).

Kekecewaan Masyarakat terhadap kepemimpinan Wildan Aswan Tanjung di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, disampaikan kepada PAMARTANUSANTARA.CO.ID saat berada di lokasi, Senin (1/10) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dalam hal ini Wildan, memandang sebelah mata terhadap desa tersebut, mereka menduga itu semua akibat hasil Pemilihan Bupati 2016 yang lalu, sebab hasil perolehan suara Wildan di desa tersebut mengecewakan.

Zainul Nst, wakil ketua DPD KOMNAS-WI (Komite Nasional- Wartawan Indonesia) Labusel, berharap kepada pemerintah agar memperbaiki jalan tersebut karena jalan itu sangat dibutuhkan masyarakat dan merupakan salah satu jalur akses ekonomi masyarakat yang menghubungkan desa mereka dengan ibukota kabupaten.

Baca juga:  Sunat Massal Dana BSPS RTLH Buat Warga Miskin

“Pemkab Labusel melalui dinas terkait hendaknya memperhatikan kondisi jalan Simpang Sukajadi menuju Desa Teluk rempah dan Bangai itu, demi kelancaran tranportasi masyarakat,” Harapnya.

“Terkait dugaan masyarakat terkesan dibiarkan akibat politik mudah-mudahan itu tidak benar, bukankah politisi yang baik itu, ketika memimpin merangkul lawan politiknya. Dan Saya yakin wildan adalah pemimpin yang baik,” Tambah Zainul.

Dinas PU-PR Kabupaten Labuhanbatu Selatan, melalui Kabid Bina Marga, Samsul Rambe, ST, saat di konfirmasi menyampaikan bahwa menurut pengamatannya jalan tersebut sudah merupakan prioritas sebab kondisinya rusak.

Rambe begitu orang menyebutnya, menjelaskan bahwa meski prioritas tapi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan belum mampu untuk memperbaiki jalan tersebut.

Baca juga:  Tafsir Mimpi Berjalan Di Atas Batu Kerikil !

“Menurut yang saya lihat dilapangan, kondisi jalan tersebut sudah seharusnya diperbaiki, namun Pemkab Labusel belum mampu untuk melakukan itu mengingat keterbatasan anggaran yang ada,” Kata samsul rambe, Selasa (9/10), di Ruangannya.

Kabid Bina Marga yang dulunya menjabat Kabid Cipta Karya itu juga menjelaskan bahwa sudah ada dibangunkan jalan, akan tetapai disimpang limun menuju Kabupaten Paluta, Jalan dari Simpang sukajadi sampai jembatan Desa Persiapan Sabungan Hilir belum sama sekali.

Sama halnya di Kecamatan Torgamba, tepatnya di Desa Bangai, kondisi jalan juga meprihatinkan. Jalan menuju Desa Rasau dan juga menuju arah Kabupaten Paluta itu sungguh jauh dari harapan membangun tanah kelahiran. (Anas Harahap)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed