oleh

Masyarakat Paluta dan Labusel Demo PT Tapian Nadenggan

PALUTA, PAMARTANUSANTARA.co.id | Terdiri dari tujuh desa dari masyarakat Kabupaten Paluta dan dua desa dari masyarakat Kabupaten Labusel yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Mahasiswa Pemuda Masyarakat Bersatu lakukan unjuk rasa di Depan Kantor Besar PT Tapian Nadenggan Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Tapanuli Utara (Paluta), Selasa( 28/8).

Masyarakat aksi damai terdiri dari 9 desa yaitu Desa Siancimun, Sihopuk Baru, Sihopuk Lama, Hutabaru Nakka, Desa Situmbaga, Desa Bolatan, Desa Rondaman Kabupaten Paluta. Sementara masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Selatan berasal dari Desa Ujunggading dan Desa Batangnadenggan.

Adapun tuntutan masyarakat dalam aksi unjuk rasa itu yakni :

1. Putra putri daerah secepatnya direkrut sebanyak banyaknya untuk dijadikan sebagai karyawan.

Baca juga:  Tim SSB Bocah Junior Paluta/HBN Raih Juara I Di Piala PP Ranting Suka Makmur

2. Realisasi Kebun Plasma dari kebun ini.

3. Realisasi CSR dari Perusahaan.

4. Tim bantuan luar yang disewa yang seyogyanya menjaga Kedaulatan Rakyat agar dikembalikan kebanggaan ibu partisi.

5. Tanaman sawit yang ada di DAS agar segera dimusnahkan dan seterusnya Kontraktor/rekanan lokal jangan hanya pelengkap.

Pantauan PAMARTANUSANTARA.CO.ID Puluhan personil Polisi datang untuk mengawal aksi damai tersebut, kegiatan mereka diawali dengan apel bersama disimpang tiga PT Tapian Nadenggan tepat dijalan poros masuk menuju kantor PT Tapian Nadenggan beberapa saat kemudian ratusan pengunjuk rasa pun datang dengan menaiki sepeda motor dengan sigapnya personil Polisi langsung menahan para pengunjuk rasa dipersimpangan tersebut namun tidak lama kemudian dengan pendekatan dan negosiasi kedua belah pihak akhirnya pengunjuk rasa melanjutkan aksinya tepat didepan PKS PT Tapian Nadenggan. Dan pengunjuk rasa pun melakukan bakar beberapa ban.

Baca juga:  Pemerintahan Desa Batang Pane Satu Sukses Semarakkan HUT RI ke-77

Aksi damai kali ini adalah sudah merupakan yang keempat kalinya setelah tidak puas dengan hasil yang mereka dapat dari aksi sebelumnya. “ini adalah aksi keempat kalinya kami buat dan kami akan terus berjuang sampai tuntutan kami ditanggapi,” pungkas Korlap aksi.

Masyarakat lingkungan sekitar PT Tapian Nadenggan diketahui masih banyak sekali yang menganggur dan tidak bekerja sesuai yang diharapkan. Mereka hanya menjadi penonton di desanya sendiri, “Kami berharap kepada Pemerintah serta wakil rakyat harus  ikut berpikir dan membantu aspirasi masyarakat,” harap Habibi Harahap selaku Korlap aksi kepada Pamartanusantara.

Ditempat terpisah manajer PT Tapian Nadenggan saat jumpa pers mengungkapkan bantahan atas beberapa tudingan yang dilontarkan oleh para pengunjuk rasa. “Kami yakin sudah memenuhi semua apa yang menjadi tuntutan mereka,” tegas Eddy sambil menunjukkan rekapitulasi kegiatan yang telah terlaksana termasuk beasiswa kepada pelajar terbaik. (Ahyar)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed