oleh

LSM Bara Api Lakukan Aksi Pecahkan Gelas Di Kepala Ke Kejari Paluta

PALUTA, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Massa yang tergabung dengan DPC Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Rakyat Anti Korupsi (LSM Bara Api) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), beralamat di Jalan Perwira No 61 Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak. Rabu (5/12).

Aksi inipun mendapat perhatian dari masyarakat yang melintasi jalan tersebut. Pasalnya para demonstran melakukan aksi mengerikan dengan memecahkan gelas di kepala, sehingga membuat wajah beberapa pengunjuk rasa dipenuhi cucuran darah. Aksi ini juga mendapat pengawalan ketat dari Polres Tapanuli Selatan dan Satpol PP.

Dalam Orasinya, LSM Bara Api Paluta yang diketuai Mora Bangun Simbolon menyampaikan tuntutan supaya Kepala Desa Simbolon ditangkap kemudian diperiksa, karena diduga menyelewengkan dana desa.

Baca juga:  Gelora Purba Sinomba FC Ganyang RBS FC Padangsidimpuan

Selain itu, massa juga menuntut agar pihak Kejari Paluta memanggil dan memeriksa Kepala Sekolah SMA N 1 Padang Bolak yang diduga melakukan praktek pungutan liar kepada orangtua siswa.

Mora Bangun Ketua DPC LSM Bara Api Paluta juga kordinator aksi, ia mengatakan bahwa aksi ini dilakukan karena dinilai lemahnya penegakan hukum di Paluta, “Keranda mayat yang kami bawa sebagai simbol bahwa diduga penegak hukum di Paluta lemah,” ujarnya kepada wartawan.

Kejari Paluta diwakilkan Kepala Seksi Intelijen Sutan P, akhirnya menjumpai para pengunjuk rasa dan menyampaikan agar LSM Bara Api dapat bersabar mengikuti proses hukum secara prosedur.

“Untuk laporan Desa Simbolon sudah kita tindaklanjuti, sudah dilaporkan ke Apip sesuai dengan instruksi pimpinan, bekerjasama dengan Kapolri, Jaksa Agung dan Mendagri,” kata Sutan P. dihadapan massa pengunjuk rasa.

Baca juga:  Bhabinkamtibmas Siap Menerima Laporan Kepala Desa Dan Masyarakat

“Sudah ada hasil temuan dan apabila dalam waktu 60 hari pihak Desa Simbolon tidak membayarkan temuan tersebut, kita akan tindaklanjuti dengan tindak pidana, terkait tuntutan yang lain ini akan menjadi informasi awal buat Kejari Paluta,” tambahnya.

Mendapat jawaban dari Kasi Intel Kejari Paluta, massa pun akhirnya membubarkan diri, ” Apabila tuntutan kita tidak ditindaklanjuti, maka kita akan melakukan aksi lagi dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi,” pungkas Ketua Koordinator Aksi.

Setelah membubarkan diri dari kantor Kejari Paluta, massa melanjutkan aksi-nya ke Kantor Bupati Kabupaten Paluta. Didepan kantor Bupati Paluta, LSM Bara Api dalam orasi meminta kepada Bupati Paluta yang baru menjabat agar menindak tegas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah, yang telah menganggap remeh UU KIP No 14 Tahun 2008.

Baca juga:  Wabup Kukuhkan Paskibra Paluta

Melalui sekjen LSM bara Api paluta juga menyampaikan orasinya di depan massa yang ikut Unras “Mempertanyakan tentang kemenangan yang didapat Kominfo Paluta yang meraih juara satu tentang keterbukan publik bohong. nyatanya dilapangan tidak,” ungkap Sekjen LSM Bara Api. (Febri)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed