oleh

LAMA Indonesia Lakukan Aksi Peringati Hari Reformasi

Bandung, Pamarta Nusantara-Puluhan mahasiswa di Jawa Barat yang tergabung di dalam Lingkar Aksi Mahasiswa Indonesia (LAMA-Indonesia) Jawa barat, menggelar peringatan Hari Kebangkitan Nasional dengan aksi unjuk rasa di depan gedung sate Bandung, Senin (21/5).

Aksi tersebut merupakan suatu bentuk peringatan Hari Reformasi yang jatuh pada saat yang bersamaan, serta mendesak pemerintah untuk segera mengusut tuntas tragedi kasus HAM 1998 di Indonesia.

Tragedi penembakan yang dilakukan kepada 4 Mahasiswa Trisakti yang sampai hari ini masih belum ada kejelasan.

“Sehubungan dengan kejadian akhir-akhir ini seperti, bentrokan di Mako Brimob Depok, pengeboman di Geraja dan Mapolrestabes di Surabaya, pengeboman Sidoarjo, serta beberapa aksi teror dan baku tembak di kota lainnya di Indonesia. Hingga banyak korban jiwa meninggal dan luka-luka. Mempercayakan dan menyerahkan kepada pihak yang berwenang seperti Pemerintah dan Kepolisian RI adalah solusi terbaik saat ini dengan tanpa membuat kegaduhan dan ketakutan,” ungkap Ilham kordinator aksi.

Baca juga:  Maksimalkan Fungsi KB, DPPKB Labuhanbatu Intensif Melakukan Pembinaan

Didalam orasinya Ilham turut menyampaikan “Kami Lingkar Aksi Mahasiwa Indonesia (LAMA-Indonesia) Menyatakan Sikap Terkait Aksi Terorisme Belakangan ini yaitu:

1. Turut bersama pemerintah memerangi setiap aksi terorisme yang berusaha merusak kedaulatan NKRI.

2. Mendesak DPR RI mengesahkan RUU tentang Terorisme.

3. Mendorong segera dibubarkannya Partai Politik pendukung terorisme dan Ormas Radikalis oleh pemerintah RI.

“Aksi damai di depan Gedung Sate Jawa Barat ini sebagai bentuk bahwa kami tidak takut dan tidak diam. Kami membawa beberapa poin yang akan di sampaikan, yaitu, Menolak Lupa Tragedi Mei 1998, Jangan memilih pemimpin yang punya catatan hitam, mengecam partai yang bertentangan dengan Pancasila, menuntut negara tegas dengan tidak memberi ruang kepada kelompok paham radikalisme, mendukung pihak keamanan usut tuntan pelaku terorisme, kaji ulang sebutan bapak Reformasi (Amien Rais) yang saat ini dianggap memecah belah bangsa,” pungkasnya. (309)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed