oleh

Komunitas Disabilitas di Padangsidimpuan Mampu Produksi Berbagai Kerajinan Tangan

Diterbitkan pada

image_pdfUnduh PDF
Komunitas Disabilitas di Padangsidimpuan Mampu Produksi Berbagai Kerajinan Tangan
Komunitas Disabilitas di Padangsidimpuan Mampu Produksi Berbagai Kerajinan Tangan

PADANGSIDIMPUAN, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Keterbatasan fisik bukanlah merupakan penghalang bagi setiap orang untuk berkreatifitas dan berkarya. Buktinya, para penyandang disabilitas asal Kota Padangsidimpuan ini mampu memproduksi berbagai kreasi kerajinan tangan yang unik dan kreatif.

Hasil buah tangan para penyandang disabilitas ini tidak kalah dengan kerajinan-kerajinan tangan seperti yang dijual di pasar-pasar.

“Ada berbagai macam kerajinan tangan yang dihasilkan komunitas yang beranggotakan puluhan orang disabilitas. Hasilnya pun memuaskan dengan bahan dasar limbah kayu dan akar kayu mereka telah mampu membuat asbak rokok, pas bunga, tempat tisu juga berbagai hiasan pernak pernik lainnya,” ungkap Ir. Ridoan Pasaribu PLT Kepala Dinas Perdagangan Kota Padangsidimpuan yang didampingi Sekretaris nya Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, S.S.T.P., M.S.P., Selasa (15/10), diruang kerjanya.

Dinas Perdagangan Kota Padangsidimpuan terus mendukung krestifitas komunitas ini salah satunya dengan memajangkan hasil karya mereka di Pameran HUT Kota Padangsidimpuan yang ke-18.

“Kegigihan dan keinginan serta tekad mereka yang tinggi patut kita dukung, salah satunya hasil karya mereka akan kita pajang di Padangsidimpuan expo 2019, agar hasil kerajinan mereka diketahui masyarakat,” ujar Ridoan Pasaribu.

Salah seorang dari komunitas disabilitas ini mengaku bahwa mereka masih terkendala dengan modal serta pemasarannya.

“Alhamdulillah, kita sudah datangi Dinas Sosial dan Dinas Perdagangan Kota Padangsidimpuan. Dan mengarahkan kita untuk mendirikan UKM dan administrasi pendiriannya yang akan ditanggung pemerintah. Mudah-mudahan kendala yang kita hadapi selama ini bisa teratasi,” ungkapnya.

Dia mengatakan komunitas ini dibentuk untuk memberdayakan para penyandang disabilitas di Kota Padangsidimpuan.

“Terkadang kekurangan yang dimiliki justru dimanfaatkan untuk meminta-meminta di jalan, padahal seharusnya bisa bergerak sendiri meski dengan keterbatasan,” ujarnya.

Hasil kerajinan mereka dijual dari harga Rp 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung tingkat kesulitan dan bahan produksinya. Dimana hasil keuntungan dari penjualan itu akan disisihkan untuk membantu penyandang disabilitas lainya. (Martin Gabe)

Komentar Sahabat Pamarta

Komunitas Disabilitas di Padangsidimpuan Mampu Produksi Berbagai Kerajinan Tangan
Komunitas Disabilitas di Padangsidimpuan Mampu Produksi Berbagai Kerajinan Tangan
Komunitas Disabilitas di Padangsidimpuan Mampu Produksi Berbagai Kerajinan Tangan
Komunitas Disabilitas di Padangsidimpuan Mampu Produksi Berbagai Kerajinan Tangan
Komunitas Disabilitas di Padangsidimpuan Mampu Produksi Berbagai Kerajinan Tangan
Komunitas Disabilitas di Padangsidimpuan Mampu Produksi Berbagai Kerajinan Tangan
image_pdfUnduh PDF

Komentar

komentar

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Avatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed