oleh

Kapolres Tapsel Respon Pengaduan Masyarakat, Petugas Gabungan Amankan 15 Wanita Pelayan Cafe dan Miras

TAPSEL, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Saat acara silaturahmi kebangsaan kemarin tokoh-tokoh ulama menyampaikan pesan kepada Kapolres Tapsel agar menindak lokalisasi yang berada di Kampung Kapuran Desa Pal XI, Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Provinsi Sumatera Utara. Hal tersebut direspon baik oleh AKBP Irwa Zaini Adib, S.I.K, M.H Kapolres Tapsel.

Dibuktikan dengan mengeluarkan surat perintah tugas Giat Razia dipimpin oleh Kabag OPS Kompol Sutoyo dan Kasat Resnarkoba AKP Zulfikar, S.H. bersama 48 orang personil yang terdiri dari, 32 personil Polres Tapsel, 9 orang Sat Resnarkoba, 1 orang Bag Ops, 1 orang Sat Reskrim, 5 orang Sat Sabhara, 3 orang Sat Intelkam, 3 orang Sat Binmas, 3 orang Sat Lantas, 2 orang Sipropam, 5 orang TNI, 11 Sat Pol PP Kab. Tapsel, dan 1 pegawai dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tapanuli Selatan.

Baca juga:  Pemko Padangsidimpuan Laksanakan Penilaian Kecamatan Terbaik Tingkat Provinsi Tahun 2019

Kegiatan razia gabungan yang dipimpin Kabag OPS dan Kasat Resnarkoba Polres Tapsel tersebut dilaksanakan pada Jumat (21/12) pukul 00.30 WIB, yang sasarannya narkotika, miras, dan wanita penghibur.

AKP Zulfikar SH, Kasat Resnarkoba sesaat sebelum keberangkatan menyampaikan Sasaran Razia diantaranya, melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap cafe, pengunjung cafe dan wanita penghibur dengan sasaran penyalahgunaan narkotika, yang meliputi, barang bawaan berupa benda milik pribadi yang disimpan dalam pakaian (badan) dompet dan handphone dan kelengkapan lain yang dicurigai disalahgunakan untuk menyimpan narkotika. Juga melakukan pemeriksaan terhadap minuman keras (miras).

Dalam pelaksanaan razia diamankan 13 orang perempuan pelayan cafe dan 2 perempuan pelayan cafe diduga positif narkoba. Selain itu petugas gabungan juga mengamankan miras dari berbagai merek, antara lain, 5 botol Bir Bintang, 5 botol Bir Guenes, dan 3 botol Kamput.

Baca juga:  Pemkab Tapsel Serahkan LKPD 2019 Ke BPK RI Perwakilan Provinsu

Kabag OPS AKP Sutoyo menyatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak Pemda guna memberantas penyakit masyarakat ini. “Tiga belas orang pelayan cafe yang negatif narkotika dan barang bukti miras diserahkan kepada Satpol PP dan Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Selatan, untuk dilakukan pembinaan. Sedangkan 2 dua orang pelayan cafe yang positif narkotika diamankan ke Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan guna untuk dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya diserahkan ke BNNK Tapsel untuk dilakukan rehabilitasi,” Ungkapnya.

Pantauan dilapangan kegiatan berjalan dengan baik dan kondusif. Jhonni Gumansi Nasution juga menyampaikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak Polres, untuk meminimalisir penyakit masyarakat di wilayah Tapanuli Selatan.

“Nantinya sesuai dengan yang di katakan oleh pak kasat Resnarkoba dan pak Kabag Ops, kami akan menindak siapapun yang telah melanggar Perda diwilayah kita ini, akan kita tindak cafe maupun penginapan yang tidak memiliki izin. terimakasih buat pak Kapolres Tapsel yang telah agresif merespon pengaduan masyarakat Tapsel sehingga akan terwujudnya situasi yang kondusif di wilayah kita ini,” ujar Jhonni. (Martin)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed