oleh

Jalan Lintas Pesisir Labuhanbatu di Desa Bagan Bilah Butuh Perhatian

Diterbitkan pada

image_pdfUnduh PDF
Jalan Lintas Pesisir Labuhanbatu di Desa Bagan Bilah Butuh Perhatian
Jalan Lintas Pesisir Labuhanbatu di Desa Bagan Bilah Butuh Perhatian

LABUHANBATU, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Jalan lintas yang berada di Desa Pesisir Labuhanbatu dikeluhkan warga. Sebab, jalan tersebut sudah banyak yang rusak dan berlubang sudah bertahun-tahun, sampai saat ini belum ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu maupun dari Pemprov Sumatera Utara.

Kondisi jalan yang menghubungkan desa di Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu hingga ke Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labusel saat ini kondisinya rusak parah.

Jika melintasi jalan tersebut, kendaraan harus melaju dengan kecepatan rendah karena banyaknya lubang dan keadaan jalan yang belum tersentuh aspal. Ditambah lagi kondisi jalan terendam air dan becek saat musim hujan.

Padahal jalan tersebut, merupakan akses warga untuk mengangkut hasil pertanian seperti kelapa sawit, karet maupun padi warga.

“Kalau jalan itu rusak harus diperbaiki, setiap hari kami lewat situ, setiap hari juga mobil sawit lalu lalang bawa muatan,” jelas Minan (26) salah seorang pengguna jalan.

Sementara itu, Masyarakat Desa Bagan Bilah Kecamatan Panai Tengah mengeluhkan kondisi jalan berlubang, dan gelap yang tidak kunjung mendapat perhatian pemerintah.

Jalan lintas yang berada di Desa Bagan Bilah, Kecamatan Panai Tengah mengalami kerusakan sangat parah kini kembali menuai kritik dan keluhan warga.

Berdasarkan pantauan Pamartanusantara.co.id, kerusakan sebagian besar diakibatkan dari jalan tanah yang belum tersentuh aspal, dan membentuk kubangan dengan diameter yang terus melebar.

Faqih Al-Muwahid warga Desa Bagan Bilah yang berdomisili di Kota Medan ini kesal dengan keadaan jalan di daerahnya, tokoh pemuda dan juga aktivis mahasiswa ini kecewa terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu maupun Pemprov Sumatera Utara.

“Bagaimana tidak, jalan yang selama ini sudah sering dikeluhkan masyarakat bahkan di media sosial (medsos) sering diunggah warga, tapi ternyata corong-corong yang menyuarakan keluhan masyarakat itu tidak cukup kuat menembus tembok gedung, di mana para pemegang kebijakan bekerja,” katanya, Selasa (15/10/2019).

Menurutnya, jalan yang sudah cukup lama rusak dan berlubang bagai kubangan ini membuat geram para pengguna jalan, khususnya kendaraan roda dua karena sudah cukup lama rusak tapi tidak kunjung mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Padahal bukan hanya warga biasa yang menggunakan jalan tersebut, tapi kalangan pejabat pun sering melintas di lokasi jalan tersebut.” Ungkap Faqih Al-Muwahid.

“Sejauh ini belum ada upaya perbaikan jalan tersebut, sementara orasi-orasi politik yang digaungkan oleh para pejabat salah satunya adalah perbaikan jalan. Apakah ini hanya sebatas janji politik atau mungkin ketidak mampuan mereka dalam hal memahami kebutuhan rakyat terkait dengan infrastruktur,” ujar Faqih Al-Muwahid.

Selanjutnya Faqih menuturkan, kalau hujan makin parah, soalnya lubangnya dalam, bila turun hujan maka lubang tersebut jadi tidak nampak, kayak kolam.

Dia berharap Pemkab Labuhanbatu mencarikan solusi, agar apa yang menjadi keluhan masyarakat di Pesisir Labuhanbatu dapat direspond dan segera terealisasi. (Akmal Sagala)

Komentar Sahabat Pamarta

Jalan Lintas Pesisir Labuhanbatu di Desa Bagan Bilah Butuh Perhatian
Jalan Lintas Pesisir Labuhanbatu di Desa Bagan Bilah Butuh Perhatian
Jalan Lintas Pesisir Labuhanbatu di Desa Bagan Bilah Butuh Perhatian
Jalan Lintas Pesisir Labuhanbatu di Desa Bagan Bilah Butuh Perhatian
Jalan Lintas Pesisir Labuhanbatu di Desa Bagan Bilah Butuh Perhatian
Jalan Lintas Pesisir Labuhanbatu di Desa Bagan Bilah Butuh Perhatian
image_pdfUnduh PDF

Komentar

komentar

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Avatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed