oleh

Isu Penundaan Pemilu 2024, UAN : Mengajak Pemuda Daerah Untuk Membuat Kajian.

Isu Penundaan Pemilu 2024, UAN : Mengajak Pemuda Daerah Untuk Membuat Kajian.
Isu Penundaan Pemilu 2024, UAN : Mengajak Pemuda Daerah Untuk Membuat Kajian.

PALUTA, PAMARTANUSANTARA.CO.ID| Wacana penundaan pemilu 2024 sampai hari ini menjadi bola panas dalam isu pembahasan yang berkembang dikalangan masyarakat, Sebab dianggap merupakan sebagai Pelemahan dan penghianatan terhadap UUD 1945.

Pasalnya, setelah beberapa elit partai menyampaikan usulan penundaan pemilu satu sampai dua tahun. Dengan bersembunyi dibalik kata masalah Ekonomi.

Sontak usulan ini membuat pembahasan yang terus bergulir di masyarakat.

Uan Haleluddin Dalimunthe, S.H, Ketua LKBH DPD AMPI PALUTA, melalui pernyataannya kepada media, “bukan masalah tentang pemulihan ekonomi, tapi ini berbicara tentang amanat Undang-Undang”, Tuturnya.

“UUD 1945 menyatakan jabatan presiden dan wakil presiden diemban selama 5 tahun dan hanya sampai dua periode, Ini artinya ketika dilakukan penundaan pemilu sama saja kita melemahkan dan mengkhianati Undang-undang kita sendiri, kan miris, dan itu sangat inkonstitusional”, Tambah Ketua LKBH DPD AMPI Paluta itu.

Baca juga:  Plt Bupati Asahan dan Walikota Medan Menjadi Saksi Pernikahan

Menurut uan lagi, ketika penundaan ini terjadi, akan ada dua konsekuensi : pertama akan ada kekosongan pemerintahan baik di pusat maupun daerah. Kedua, pilihan terakhirnya ya melakukan penambahan atau perpanjangan periode bagi pemerintah pusat atau pemerintah daerah. Kan ini sudah tidak logis lagi dengan Amanah UUD 1945.

Tak sampai disitu juga, Uan menghimbau dan mangajak seluruh lapisan masyarakat dan pemuda di daerah khususnya di Kabupaten Padang Lawas Utara, untuk membuat kajian kajian khusus terkait isu penundaan pemilu ini.

“karena apa? Ya ketika terjadi penundaan pemilu, ini tidak menutup kemungkinan Pilkada di daerah masing masing pun akan di tunda. Ini yang harus perlu kita pahami bersama”, Sambung Uan.

Baca juga:  Sambut Hari Bhayangakara Ke-74, Sat Polairud Polres Sergai Bakti Sosial di Rumah Ibadah

Terakhir Uan yang dikenal sebagai tokoh pemuda ini menyampaikan, “ketika memang alasannya pemulihan ekonomi, kita dari Pos Bantuan Hukum Revolusioner Sumatera Utara (PBHRSU) bergandengan dengan KNPI SUMUT sudah membuat gerakan sosial yaitu mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemuda Sumatera Utara untuk memberikan donasi supaya Pemilu tetap dilaksanakan sesuai perintah undang undang dan peraturan kita.” Tutup Uan yang bergabung juga dengan PBHRSU.

(Red)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed