oleh

Inilah Penyebabnya Inspektorat Paluta Kurang Optimal Lakukan Pengawasannya Ke Desa

PALUTA, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Terkait ada beberapa desa di Kapubaten Padang Lawas Utara, diduga tidak memampangkan papan informasi seperti Desa Sihopuk Lama, Kecamatan Holongonan Timur dan Desa Batang Baruhar Julu Kecamatan Padang Bolak, di Jalinsum (Jalan Lintas Sumatera) Gunung Tua-Langgapayung.

Dan beberapa desa yang membangun kantor dari alokasi dana desa namun tidak difungsikan seperti Desa Sihopuk Lama, Desa Sihopuk Baru Kecamatan Holongonan Timur, Desa Batang Baruhar Julu, Desa Aek Jangkang Kecamatan Padang Bolak, dan Desa Hutaimbaru Kecamatan Holongonan.

Menanggapi hal tersebut, Inpektorat Kabupaten Paluta, Inspektur Afghani Hutasuhut mengatakan pihaknya selaku Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) masih kekurangan auditor. Jumlah auditor saat ini ada 3 orang yang idealnya butuh 60 orang lagi.

Baca juga:  Babinsa 05/PB Kodim 0212/TS Pagi Buta Turun Ke Ruas Jalan

“Kita masih kekurangan auditor dan fasilitas yang mendukung, karena auditor harus turun kelapangan kalau ada pemeriksaan. Sementara objek yang harus ditangani sebanyak 386 desa, dan bukan hanya desa saja yang harus ditangani, OPD, SD, SMP, Puskesmas dan Rumah Sakit dan total 693,” Kata Inspektur Afghani Hutasuhut kepada PAMARTANUSANTARA.CO.ID di kantor Inspektorat, Gunung Tua, Kamis (18/10).

Lanjut Afghani, Sebelumnya sudah dianjurkan setiap desa agar memasang papan informasinya. Desa itukan memiliki pendamping yang bertugas memperdayakan mereka.

“Jika hanya memasang papan informasi tak mungkinlah kami turun dan menyuruh kepala desa untuk memampangkannya, kan ada pedamping desa perdayakannlah. Saya habis pikir adanya pendamping kok masih tetap sama. Pemerintah mendatangkan pendamping desa untuk memperdayakan kepala desa hasilnya kita lihat tidak optimal. Padahal, pendamping desa di Kabupaten Padang Lawas cukup banyak, tapi tidak tau berapa jumlahnya, yang punya data ada di PMD,” ujarnya.

Baca juga:  PT SSSL Gelar Khitanan Massal

Kenginan Inspektorat agar alokasi dana desa itu dapat dikelolah dengan baik, “Kami pun menginginkan dana desa itu dapat dikelolah dengan baik oleh pihak desa. Tapi ini yang terjadi banyak datang kemari pengaduan sementara kita sudah kewalahan. Memang kita mengawasi tapi pihak-pihak terkait bisa mengoptimalkan fungsinya masing-masing,” imbuhnya. (Tim)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed