oleh

Ini Dia Sejarah Singkat Terciptanya Logo dan Simbol Kabupaten Labuhanbatu Selatan

LABUSEL, PAMARTANUSANTARA.co.id |
Setelah launching logo lambang dan semboyan Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Tahun 2011 di tetapkan, namun dihari jadinya Pemkab Labusel yang ke- 2 dibawah kepimimpinan Abdul Rajab sebagai Pjs Bupati Labusel yang silam. Maka menjadi syahlah bahwa lambang atau logo Kabupaten Labusel resmi digunakan dan dipakai oleh tiap-tiap instansi pemerintahan.

Kemudian, hinggalah sampai saat ini, ketika Hari Jadi Pemkab Labusel yang ke-10 dirayakan di hari Sabtu yang lalu, tepatnya pada Tanggal 21/7/2018, terlihat pada acara tersebut terpampang sebuah logo atau simbol Kab. Labusel yang exsis, dan nama besar Labusel terangkat dikarenakan berkat sebuah simbol Kabupaten yang telah dilaunching pada sembilan Tahun yang silam.

Baca juga:  Gubernur Jadi Pembina Apel Bulan K3 di Belawan, Wujudkan Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3

Pencetusan logo Kab. Labuhanbatu Selatan ketika itu dirilis oleh eks Bupati Kab. Labusel Sabrina dan dimotori oleh tata pemerintahan (tapem) yang dipimpin oleh Tuasta Saragi.

Hingga dilakukan seminar logo dan lambang Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang di ikuti oleh sepuluh konseptor dari Lima kecamatan yang ada di Kab Labuhanbatu Selatan.

Pada ahirnya setelah dilakukan rapat persiapan perumusan lambang dan semboyan Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Tanggal 23 Oktober 2009 digedung pertemuan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Ketika dalam pertemuan perumusan tersebut, sang konseptor logo atau lambang Kab. Labuhanbatu Selatan Ridwan marpaung mengatakan ke PAMARTANUSANTARA.co.id, di kediaman Ridwan, warga Dusun lV Pasar 3A Desa Persiapan Sumberejo, Kecamatan Torgamba ini Ridwan menceritakan, bahwa salah satu pemandu acara pada waktu itu mengatakan kepada tamu undangan perumusan lambang dan semboyan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Baca juga:  Pelaksanaan Pesta Demokrasi Di Angkola Barat Berjalan Kondusif

“Bila nanti siapapun yang memenangkan seminar logo, atau lambang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Jasa dan namanya akan terus di ingat sampai Kabupaten Labuhanbatu Selatan habis,” cerita Ridwan, Sabtu, (28/7) di Torgamba.

“Memang benar tidak meleset, hanya dua kali saja konseptor pemenang seminar logo dan lambang Kabupaten Labuhanbatu Selatan di undang. Setelah itu habis, nyaris tak lagi pernah di undang dalam bentuk acara apapun di Pemkab Labusel,” katanya lagi.

“Sedih memang sedihlah rasanya bila di ingat sepuluh tahun yang silam.
Mudahan-mudahan sebentar lagi terbukalah hati para pejabat-pejabat tinggi di Labusel, untuk berkenalan dengan sang konseptor. Kalau pun ingat,” ucap konseptor Kab. Labusel Tahun 2009, Ridwan Marpaung.(301)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed