oleh

Independen Versus Oligarki di Pilkada Labuhanbatu 2020

Diterbitkan pada

image_pdfUnduh PDF
Independen Versus Oligarki di Pilkada Labuhanbatu 2020
Independen Versus Oligarki di Pilkada Labuhanbatu 2020

LABUHANBATU, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Jelang pemilihan kepala daerah serentak pada september 2020 mendatang, suhu politik mulai terasa dilingkungan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu. Sejumlah nama dari tokoh masyarakat dan tokoh politik mulai di gadang-gadang akan ikut berkompetisi dalam bursa bakal calon Bupati dan wakil Bupati Labuhanbatu, tak terkecuali bagi calon Independen.

Minat bakal pasangan Calon Kepala Daerah dari perseorangan (independen) pada pemilukada serentak 2020 mendatang di Kabupaten Labuhanbatu masih tinggi.

Menurut Budi Nasution, melihat minat pasangan calon perseorangan atau independen untuk ikut serta pada kontestasi Pilkada labuhanbatu 2020 cukup ramai.

Walaupun tidak kalah dengan calon kepala daerah diprediksi bakal maju dari kalangan partai politik.

Baca juga:  Demi Menjaga Kamtibmas, Kapolres Sergai Laksanakan Kombur-kombur di Warung dengan Masyarakat

“Prediksi saya calon perseorangan di Pilkada Labuhanbatu 2020 tidak banyak, Karena oligarki kita makin kuat, apalagi persyaratan calon perseorangan berat,” kata Budi Nasution Jum’at, 21/02/2020, dalam sebuah diskusi di kawasan warung kopi Rantauprapat.

Budi Nasution yang merupakan Tokoh pemuda pemerhati pemilu Labuhanbatu ini juga menyesalkan, Maraknya politik uang menjadi Persoalan serius hari ini, baik di pilkada maupun pemilu, belum juga dapat dituntaskan.

Belum lagi  oligarki yang makin kuat, karena jabatan dan demokrasi sebagai wacana-wacana kita itu dikuasai oleh para elite,” ujar Budi Nasution.

“Dan elite lah semua yang menentukan hajat hidup demokrasi kita, hajat hidup pemilu kita, dan hajat hidup orang-orangnya,” lanjutnya.

Baca juga:  Masuki Masa Purnabakti, Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pelepasan Pada Purnawirawan Polda Sumut

Untuk menekan sistem oligarki ini, kata Budi nasution pemilik hak suara di Pilkada maupun Pemilu harus dikuatkan. Supaya, mereka benar-benar menggunakan hak pilihya untuk calon yang tepat.

Masyarakat sipil juga didorong untuk lebih banyak berkonsolidasi melakukan pendidikan politik.

“Jadi agenda pendidikan politik memang agenda penting yang kita harus mulai pikirkan dan lakukan menjelang pilkada labuhanbatu 2020, karena kalau tidak memang problem-problem tadi itu akan semakin kuat,” kata Budi Nasution.

Empat Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan wakil Bupati Labuhanbatu dari jalur Perseorangan/Independen, diantaranya Suhari Pane berpasangan dengan Irwan Indra, Akhyar Simbolon berpasangan dengan Syaipul Sirait, Zulkarnaen Siregar berpasangan dengan Suparno Serta Partaonan Tambunan berpasangan dengan Mulkan Nasution, mereka menyatakan siap maju pada pilkada serentak september 2020 mendatang. (Akmal Sagala)

Komentar Sahabat Pamarta

Independen Versus Oligarki di Pilkada Labuhanbatu 2020
Independen Versus Oligarki di Pilkada Labuhanbatu 2020
Baca juga:  Sat Narkoba Polresta Bandung Berhasil Tangkap 8 Tersangka Sabu

Independen Versus Oligarki di Pilkada Labuhanbatu 2020
Independen Versus Oligarki di Pilkada Labuhanbatu 2020
Independen Versus Oligarki di Pilkada Labuhanbatu 2020
image_pdfUnduh PDF

Komentar

komentar

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Avatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed