oleh

Himpunan Mahasiswa Labusel Yogyakarta Adakan Workshop Kewirausahaan

YOGYAKARTA, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Untuk mempunyai wadah pengetahuan kewirausahaan, Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu Selatan (HIMALABUSEL) Yogyakarta mengadakan workshop UMKM yang bertujuan sebagai media untuk berbagi ilmu dari para praktisi, maupun pelaku usaha.

Kali ini Himalabusel menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan dengan tema “Mengkaji Potensi Pasar dan Strategi Bagi Wirausaha  dalam mengembangkan strategi pemasaran digital bagi pelaku UKM” pada Minggu (16/9), yang berlokasi di Pendopo Lembaga Kajian Islam dan Sosial, Sorowajan Baru, Yogyakarta.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai organisasi daerah Sumatera Utara yang ada di Yogyakarta diantaranya, Himalabura Labuhanbatu Utara, Ipmalay Labuhanbatu Raya, Ikambara Batubara, Imta Tanjung Balai, Ikpm Serdang Bedagai, Imapaluta Padang Lawas Utara, Imapalas Padang Lawas, Imatapsel Tapanuli Selatan.

Baca juga:  Pacu Implementasi Making Indonesia 4.0, Menperin Lantik 9 Pejabat Eselon II

Dalam pemaparannya ke PAMARTANUSANTARA.CO.ID Ketua Pelaksana Seminar Indra Syahputra Tambak menyampaikan tujuan diadakannya acara ini yaitu “Untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dikalangan generasi muda ditengah sempitnya lapangan kerja yang diperebutkan banyak orang serta memberikan motivasi lebih pada mahasiswa  asal Labuhanbatu Selatan yang ada di Yogyakarta untuk berani berwirausaha, sehingga mahasiswa tersebut menyadari akan pentingnya entrepreneur untuk kemandirian perekonomian,” ungkapnya.

Masih ditempat yang sama, Syahdeni M. Rifai Lubis selaku ketua IKPM Sumut di Yogyakarta, beliau menyampaikan “sangat mengapresiasi inisiasi dari Himalabusel Yogyakarta yang telah menyelenggarakan acara hari ini. Acara ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa asal labusel yang ada di Yogyakarta, mengingat Himalabusel setiap kali mengadakan acara membutuhkan biaya yang tidak sedikit secara finansial, untuk menutupi itu semua, Himalabusel harus bisa mandiri untuk mendanai setiap kegiatan yang dilaksanakan, Putra kelahiran Labuhanbatu Selatan ini juga menambahkan, untuk kita ketahui bahwa selama ini kegiatan Himalabusel tidak pernah di danai dari Pemkab Labuhanbatu Selatan, untuk itu dengan adanya kegiatan ini mampu menjadikan warga Himalabusel untuk bisa mandiri.” Pungkas Deny.

Baca juga:  Banjir Bandang Landa Desa Pematang, Himalabura Yogyakarta Angkat Bicara

Selanjutnya masuk kepada acara inti yaitu penyampaian materi dari 2 narasumber yang hadir. Yang pertama ialah Gita’s, beliau adalah seorang pelaku usaha dibidang digital dan juga pemilik usaha “Galeri Kado Kreatif”, yang ada di Yogyakarta, beliau juga sebaga Wirausaha muda yang telah bergelut dibidak UMKM sejak kuliah hingga saat ini, dalam penyampain materinya dia meyampaikan “Hal yang terpenting dalam sebuah bisnis bukanlah modal, namun bagaimana anda memilih bisnis yang cocok untuk anda, jangan mencoba-coba karena hal tersebut hanya akan membuang energi, waktu dan uang anda,” kata Gita’s.

Dalam penyampaian materi yang kedua, Muklis Winata SE. Lebih lanjut beliau menambahkan, kita semua memiliki Androit, kenapa tidak kita gunakan dalam bisnis, bagai mana cara kita memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan bisnis berbasis digital. Tutupnya. (Akmal Sagala)

Komentar Sahabat Pamarta

News Feed