oleh

Grup Diskusi Kombur-Kombur Labuhanbatu Bahas Pendidikan

Grup Diskusi Kombur-Kombur Labuhanbatu Bahas Pendidikan

LABUHANBATU, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Wadah diskusi kombur-kombur Labuhanbatu kembali melakukan agenda diskusi seputar Labuhanbatu. Kali ini mengangkat thema “apa kabar pendidikan di Labuhanbatu”. Agenda ini dilaksanakan malam hari, disalah satu warkop tepatnya di Jalan SM Raja, Aek Tapa, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (02/07/19)

“Meskipun diawalnya mengalami beberapa perbedaan dalam mekanisme diskusi, namun akhirnya bersepakat bahwa produk diskusi ini sudah baik, karena sudah dimulai dan bersama akan melakukan perumusan-perumusan kerangka diskusi yang lebih baik lagi kedepannya.” Terang salah satu inisiator agenda kombur-kombur Labuhanbatu, Andi Baskoro Yudho.

Wadah diskusi ini dirancang sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi tentang permasalahan-permasalahan yang ada di Labuhanbatu. Sebagai bentuk kepedulian dari segala lapisan masyarakat terhadap Labuhanbatu hari ini dan kedepannya.

“Wadah ini juga memiliki harapan-harapan kedepannya, agar seluruh stakeholder yang berkaitan dengan thema yang diangkat. Mampu bersinegi untuk membangun Labuhanbatu bersama-sama. Karena tanggung jawab Labuhanbatu adalah tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya tanggung jawab pemerintahan saat ini saja.” Tambahnya.

Baca juga:  Kodim 0212/Tapsel Apresiasi Peran Media Dalam Kegiatan TMMD ke 105

Antusias luar biasa dapat dilihat dari proses-proses diskusi, peserta yang hadir dalam agenda tersebut lebih kurang 40 peserta, diantaranya, anggota DPRD, tokoh-tokoh pemuda, tokoh pendidikan hingga mahasiswa yang ikut serta dalam dialog tersebut. Menyampaikan pandangannya masing-masing, mengenai wajah pendidikan Labuhanbatu saat ini.

Dari beberapa peserta yang hadir, diantaranya adalah Basyarul Ulya (Rektor Univa), Budiono (anggota DPRD), Aswin Syahputra (Ketua Karang Taruna Labuhanbatu), Muhammad Iqbal (tokoh peduli pendidikan), Azien Syahputra (pendiri rumah pemimpin muda), Syaiful Bachri Munthe (pemerhati sosial), Rudi Q Fery Mahdewa (tokoh kelas inspiratif), Asrul Aziz Tanjung (Xbank), Asrol Aziz Lubis (Tokoh Pendidikan), Munawir Sajali Lubis (akademisi), Teguh Agustino (Tokoh peduli pendidikan) serta tokoh-tokoh muda lainnya.

Team sempat menemui koordinator ageda tersebut. Sekaligus moderator diskusi, yaitu saudara Teguh Agustino, S.H., dan menanyakan langsung motivasi diangkatnya thema, kesimpulan apa yang diperoleh dari kegiatan itu dan harapan kedepan.

Baca juga:  Nasabah Diduga Dikibuli Oknum Bank Mandiri KCP Sigambal

Motivasinya beragam, karena yang menginisiasi acara ini dilakukan banyak orang. Namun salah satunya adalah masalah moralitas (ahklak) menyangkut out put proses pendidikan, serta pengaruh game online terhadap minat belajar saat ini.
Untuk kesimpulannya belum mengkrucut, karena adanya agenda-agenda diskusi Lanjutan.

Namun yang paling terpenting adalah kemauan teman-teman untuk duduk bersama, dan menyepakati hal ini untuk kepentingan bersama, yaitu Labuhanbatu lebih baik lagi.

Lalu ada beberapa hal yang memang menjadi sorotan beberapa teman-teman, tentang informasi-informasi yang sulit untuk diakses. Buktinya, ternyata pemerintah juga sudah membuat beberapa regulasi yang mendukung berjalannya program pendidikan yang baik, para peduli pendidikan telah membuat agenda-agenda pendidikan informal, kelas inspiratif, pendidikan sekolah gratis dan sebagainya.

“Dalam momen seperti inilah informasi-informasi tersebut dapat diperoleh. Harapan kedepannya bincang-bincang ringan ini, tidak cuma berhenti dalam dialog semata. Namun memiliki out put ataupun action yang jelas.” terangnya

Baca juga:  Polri Beberkan Motif dan Peran 2 Remaja Meretas Situs PN Jakpus

Dilain kesempatan team juga mendatangi salah satu peserta diskusi, anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu saudara Budiono. Menanyakan langsung tanggapannya terhadap acara ini.

Tidak banyak yang bisa saya sampaikan, namun diskusi-diskusi seperti ini harus terus dilestarikan, untuk kepentingan bersama, tinggal lagi pemerintah setempat. Apakah hal ini bisa menjadi salah satu alat bantu untuk perbaikan-perbaikan di Labuhanbatu saat ini dan kedepannya atau tidak sama sekali.

“Selain itu agenda ini juga mampu melihat seberapa antusiasnya mereka yang selalu gembar-gembor kami peduli Labuhanbatu.” tegas anggota dewan tersebut.

Diakhir acara sebelum moderator menutup agenda tersebut. Muhammad Iqbal salah satu tokoh peduli pendidikan, memberikan sebuah ungkapan bijak.

“Untuk menjadi pribadi yang baik, hasil dari sebuah proses pendidikan, yang terpenting adalah Kita harus menjadi orang yang beriman terlebih dahulu baru berilmu,” terangnya. (Arfan)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed