oleh

Efek Kejutan Demokrasi Di Negeri Jiran

Politik kadang menghadirkan kejutan-kejutan dalam hasil akhir, sesuatu yang menurut hitungan matematik tidak mungkin terjadi, bisa terjadi dalam politik.

Kasus Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) yang tumbang oleh Anies Baswedan yang dimana semua lembaga survei meliris hasil survei yang memberi keyakinan bahwa Ahok akan menang dan mengalahkan lawan-lawanya, tapi apa yang terjadi, Ahok tumbang dan Anies yang menjadi pemenang. Itulah politik tidak bisa diukur oleh matematika pengetahuan statistik semata.

Inilah yang dinamakan kejutan politik dimana publik dan masyarakat tidak bisa di ukur oleh survei semata, saat ini kita bisa melihat keajaiban politik lagi dinegeri jiran tetanga kita, sosok yg sudah tua usia 92 tahun, lahir dari koalisi opisisi, bisa memenangkan pertarungan politik dan menjadi salah satu keajaiban politik menjadi perdana menteri pertama ya didunia dalam usia 92 tahun, inilah yang menjadi kejutan politik terbaru. Ternyata, masyarakat jiran lebih berharap bagi masa depan mereka pada orang tua yang konsisten dan peduli terhadap nasib mereka tidak memandang usia siapapun bisa terjadi.

Baca juga:  Politik Bersih Pemilu

Hampir persis apa yang terjadi di 2014 dimana terpilihnya Jokowi menjadi presiden kita, seorang mantan Bupati dan Gubernur yang jaraknya berdekatan bisa memimpin dan jadi Presiden, ini juga menjadi keunikan dan keajaiban-keajaiban dalam dunia politik.

Apa yang kita bisa ambil makna dan hikmah dari kejutan- kejutan politik ini, politik itu dinamis apapun bisa terjadi, tidak ada hal tidak mungkin dalam kamus politik, sesuatu yang menurut akal kita tidak mungkin bisa saja terjadi, bagaimana makna yang harus diambil oleh pemimpin dan calon pemimpin, bagi pemimpin yang berkuasa, hal ini menjadi lebih sensitif terhadap keinginan masyarakat. Dan bagi calon pemimpin tentu menjadi spirit tersendiri bahwa semua orang bisa saja menjadi pemimpin tidak memandang kasta, usia, tetapi bagaimana mendapat mandat dari masyarakat, memberikan keyakinan mereka bisa mengantungkan harapan nya kepada pemimpin yang mereka pilih.

Oleh : Deni Yusup Direktur Nurantara Riset, Lembaga Kajian Bidang Politik.

Bagaimana momentum politik tahun ini dan tahun depan di negeri kita ini, dimana ada pemilihan Legislatif, Presiden dan yang tahun ini pemilihan kepala daerah, tentu semua putra putri terbaik bangsa memiliki kesempatan yang sama. Semoga kedepan akan lahir pemimpin yang betul- betul sesuai dengan keinginan masyarakat. Siapapun itu, baik pertahanan dan calon baru tentunya siapa yang mendapat kepercayaan lebih dia yang akan memenangkan pertarungan.

Baca juga:  Awas, Beberapa Hal Kecil Dapat Membuat Makruh Puasa

Jokowi selaku petahana tentu akan memaksimalkan kinerjanya yang bisa mempertahankan untuk terpilih kembali, dengan cara mefokuskan target dan pogram yang sedang dan sudah dilaksanakan, kalau itu bisa terwujud dan masyarakat merasa puas tentu akan menjadi modal utama dalam memenangkan pertarungan periode kedua kalinya dengan mudah.

Bagi calon lain seperti Prabowo tentu juga memilki semangat tersendiri dalam bertarung kedua kali melawan Jokowi, selain konsisten dari awal sebagai tokoh pemimpin partai oposisi, ini yang memberikan efek positif terhadap partai yang dipimpinnya selalu ditempatkan oleh lembaga survei nomor urut dua atau tiga, dan masuk papan atas partai saat ini, selain PDIP dan Golkar.

Baca juga:  Sunat Massal Dana BSPS RTLH Buat Warga Miskin

Adanya hasil pemilihan di negeri tetangga Malaysia yang memenangkan. Posisi oposisi tentu memberikan harapan bagi oposisi di Indonesia akan bisa terjadi seperti Malaysia. Harapan itu tentu diperbolehkan, tetapi memang Malaysia dan Indonesia tentu berbeda persoalan bangsanya, tidak bisa di samakan, walaupun dalam politik bisa saja terjadi.

Dalam hal ini kita menatap persoalan bangsa dan kita berharap kedepan bangsa ini lebih baik, momentum politik harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pemimpin bangsa ini untuk mewujudkan keinginan terbaiknya dalam memimpin kedepan, hemat penulis bahwa masyarakat tentu mendambakan stabilitas disemua bidang agar mereka nyaman, tentu tantanganya bagi petahana dan calon lain yang bertarung bisa membuktikan itu, agar dapat mandat masyarakat.

Kita tunggu kejutan politik ditahun depan, siapapun yang terpilih kita berharap bangsa ini lebih maju dan sejahtera.

Oleh : Deni Yusup Direktur Nurantara Riset, Lembaga Kajian Bidang Politik

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed