oleh

Dinas P3A Labuhanbatu Bentuk Desa Layak Anak Di Bilah Hulu

LABUHANBATU, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Labuhanbatu, terus berupaya menciptakan Labuhanbatu sebagai kabupaten layak anak, terbukti Dinas P3A Labuhanbatu melakukan pembentukan Desa Layak Anak (DLA) di Desa Pematang Seleng, Kecamatan Bilahulu sebagai upaya untuk menuju Kabupaten Labuhanbatu layak anak. Selasa (26/02)

Kepala dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Hj. Ernida Rambe melalui sekretarisnya Marisi Situngkir, di Aula Desa Pematang Seleng tempat berlangsungnya acara mengatakan ini merupakan kepentingan kita bersama.

“Kota layak anak adalah merupakan kepentingan kita bersama karena anak merupakan generasi muda di masa depan untuk menentukan maju dan mundurnya pembangunan di daerah.” Ungkapnya

Sumiren Kepala Desa Pematang Seleng sangat mengapresiasi dan menyambut hangat acara yang di gelar Dinas P3A Labuhanbatu untuk menjadikan Desa Pematang Seleng sebagai desa layak anak.

Baca juga:  Wakil Bupati Labusel Hadiri Hari Jadi PDIP Ke-49.

“Terimakasih sebesar-besarnya saya ucapkan kepada dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Labuhanbatu atas perhatiannya terhadap desa pematang seleng untuk menciptakan desa ini sebagai salah satu desa yang ramah dan layak anak.” Tuturnya.

“Ini sangat membantu kami selaku pemerintah desa untuk menumbuh kembangkan pembangunan di desa kami, karena jika SDM anak didesain kami terbentuk maka pembangunan dapat dengan mudah untuk dilakukan.” Ujar Sumiren.

Mengisi acara tersebut sebagai Fasilitator Sulaiman Zuhdi Manik dari yayasan pusat kajian dan perlindungan anak Provinsi Sumatera Utara dalam materinya menyampaikan, bahwa program kabupaten kota layak anak adalah program sejak tahun 2002, dan Labuhanbatu mendapat penghargaan kota layak anak tingkat Pratama di tahun 2015 dan 2018.

Baca juga:  Ketua Umum Projamin Serahkan AHU Yang Baru Ke Dewan Penasehat.

“Dari tingkatan yang di capai ini Labuhanbatu masih dalam kategori dasar, masih ada tiga tingkatan yang perlu di capai untuk mewujudkan labuhanbatu sebagai kota layak anak dengan nilai 500,” ujar Sulaiman Zuhdi.

Untuk lebih meningkatkan capaian kategori ke jenjang yang lebih tinggi, Sulaiman mengatakan pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu harus menciptakan suasana lingkungan yang layak anak seperti pembentukan desa layak anak dengan tujuan sebagai pelengkap inisiatif kota ramah anak dalam kaitannya meningkatkan kepedulian aparat desa, masyarakat dan dunia usaha di desa, dalam mewujudkan pembangunan desa yang ramah terhadap pemenuhan hak, kebutuhan dan kepentingan pribadi anak,

“DLA juga mempunyai tujuan menyatukan potensi sumberdaya manusia, keuangan, sarana prasarana,metoda dan teknologi yang ada pada pemerintah desa, masyarakat serta perusahaan yang ada di desa dalam memenuhi hak anak,” pungkas sang fasilitator.

Baca juga:  Penggunaan Kawasan Hutan Di Bahas Di Medan.

Pembentukan desa layak anak Pematang Seleng yang dihadiri sekretaris Dinas P3A Labuhanbatu beserta staf, kepala desa Pematang Seleng, kampus beserta bidan, Bhabinkamtibmas dan puluhan masyarakat itu dirangkai dengan pengukuhan pengurus desa layak anak Desa Pematang Seleng. (Riski Pratama)

Editor : Arni

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed