oleh

Demi Pertahankan Jabatan Kepsek SMPN 1 Silangkitang Beginilah Jadinya

Labuhanbatu Selatan, Pamarta Nusantara-Mempertahankan itu jauh lebih sulit dibandingkan meraih. Disini bukan meraih maupun mempertahankan prestasi, melainkan demi mempertahankan sebuah jabatan kepala sekolah di SMP N 1 Silangkitang, beralamat di Jl. Pendayangan, Desa Ulumahuam, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.

Menurut pengakuan, Naibaho Kepsek SMP N 1 Silangkitang itu, “Di bel-bel sama orang dari sanalah (tingkat II). Nanya aku mau digantikan sama orang itu terhadap ada guru di sekolah itu (SMP N 1 Silangkitang). Tetapi boleh tidak digantikan asalkan aku mau membayar, yang mengatakan dua orang namanya keluarga dari Bupati langsung. Kayak keponakan Bupati, Ibu T ini dari KUPT Torgamba, itulah yang mengomongkan sama aku. Bila saya mau membayar mengganti rugi uang sebanyak, bervariasi ada yang 70 (tujuh puluh), ada yang 80 (delapan puluh), ada yang 75 (tujuh puluh lima), tidak jelas seberapa yang mereka minta sebenarnya. Aku tidak punya duit ito, klo gak kubayar akan digantikan. Gitulah isi dari pembicaraan kami, posisi ku sekarang dalam seperti ini, macam mana ito,” Akuinya.

Baca juga:  Prestasi, Utusan Pemkab Labusel Raih Juara Festival Seni Qasidah

Ditahun 2017 sudah membayar? “Yang lalu itu biarlah situ, ibaratnya sudah kujual tanah rumahku di Siantar sana, apa boleh buat gak ada lagi cerita itu. Yang sekarang ini aku yang keberatan ito,” jawab Naibaho.

Ditahun 2017 bayar berapa? “Klo itu sedikit sajanya ito, gak enak aku ito lupa aku. Yang menjadi persoalan ini nya, mau jual apa lagi, mau jual rumah awak dimana lagi awak tinggal. Yang minta itu satu KUPT, satu lagi keponakan Bupati. Itulah ito, mana paham-paham awak karena keluarga orang itu, keponakannya. Klo gak dikasih permintaan mereka aku akan digantikan sama orang itu, gitu loh,” jawab Naibaho lagi.

Baca juga:  Bupati Labuhanbatu Temu Ramah Bersama Kades dan Lurah se-Labuhanbatu

KUPT Torgamba mengatakan,”Nggak ada itu pak, hoaks itu, gak benar itu, jumpakan saya sama dia. Apa hubunganku sama dia, begitulah saya nggak suka yang memfitnah-fitnah ini, hadapan-hadapan sama dia pun jadi apa pernah kuminta,” pungkasnya via seluler, Kamis (24/5).

Kepala Dinas Pendidikan Sahrul Tanjung membantah adanya jual-beli jabatan di istansi beliau pimpin.

“Tidak ada itu, beliau kan penyegaran. Padahal tujuannya ada peluang-peluang yang lebih mantap. Saya kan melaksanakan perintah, mana mungkin kubatalkan perintah. Walaupun digeser bukan karena hukuman hanya penyegaran, bisa saja masih ada peluang nanti di sekolah-sekolah yang lebih bagus. Saya lagi di Medan dek,” ucapnya via seluler.

Kabag Humas Bupati, Irsan Pane mengatakan tidak ada jual beli jabatan, itu tidak dibenarkan,”Nggak ada jual beli jabatan, gak ada itu,” tegasnya via seluler. (301)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed