oleh

Bantuan Bagi Nelayan Beltim Dianggarkan Rp 465 juta

MANGGAR, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Kabar gembira untuk nelayan Kabupaten Belitung Timur. Setelah ditiadakan pada 2018 lalu, bantuan nelayan kembali dianggarkan di tahun 2019 ini.

Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Dinas Perikanan Kabupaten Beltim sudah menganggarkan Rp 465.000.000 untuk bantuan alat penangkapan ikan ramah lingkungan dan alat bantu penangkap ikan. Bantuan akan didistibusikan kepada ratusan nelayan Kabupaten Beltim yang sudah mengajukan proposal bantuan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Beltim, Peris Nainggolan mengatakan bantuan yang akan dibagikan berupa jaring ikan, GPS, mesin ketinting, dan fish finder. Bantuan tersebut berdasarkan usulan permohonan dari nelayan baik dari tahun 2017 dan 2018 lalu.

“Tahun 2018 lalu kan tidak ada sama sekali bantuan bagi nelayan, karena tidak diakomodir Pemerintah Provinsi. Makanya yang proposal 2017 lalu, baru bisa diakomodir tahun ini,” kata Peris kepada Diskominfo Beltim, di Ruang Kerjanya, Senin (25/2/19).

Baca juga:  Pemkab Asahan Dukung Pembangunan Panti Asuhan Putera Muhammadiyah

Namun menurut Peris, pemberian bantuan bagi nelayan baru bisa dilakukan pada akhir tahun 2019 mendatang. Hal ini lantaran Dinas Perikanan harus melakukan pengadaan dan pemeriksaan barang yang akan diberikan.

“Kalau verifikasi calon penerima kita sudah, by name dan address. Jumlah pastinya berapa itu masih nunggu data di bidang terkait,” jelas Peris.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) itu menyatakan selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten, di tahun 2019 ini nelayan Beltim juga akan menerima bantuan dari Pemprov Babel. Selain itu direncanakan tahun 2020 mendatang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi juga akan memberikan bantuan berupa kapal penangkap ikan untuk nelayan Beltim.

Baca juga:  Bupati Tapsel Resmi Menutup Kegiatan Perkemahan Saka Wirtaka

“Tahun ini mereka juga akan memberikan bantuan, dak jauh beda dengan kita bentuknya. Kalau untuk perahu saya dapat info itu akan dilakukan di tahun 2020, kalau kita hanya bantuan dari DAK saja, tidak ada APBD,” tukas Peris. (@2!/Kominfo)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed