oleh

Andar Hadiri Khataman Santri MAs Ponpes Pemadu dan Apresiasi 17 Santrinya Masuk PTN Bertaraf Nasional.

Paluta, Pamarta Nusantara-Yayasan Pondok Pesanten Modern Al Hasymyah Darul Ulum (Pemadu) beralamat di Desa Sipaho, Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Senin (14/5) melaksanakan pengkhataman santri dan syukuran, sekaligus penyematan tanda lulus tahun 2017-2018, dilaksanakan di Aula Pemadu.

Dihadiri Pasangan Cabup Paluta Andar Amin Harahap dan H. Hariro Harahap (An-Har), Ketua DPRD Paluta Mukhlis Harahap M.Si, Anggota DPRD Paluta Toguan Harahap, Sekda Paluta Burhan Harahap, Kemenag Paluta Permohonan Siregar, S.Ag, Camat Halongonan M. Kaddafi Nasution SSTP, Ketua KONI Paluta Henri Bosar Harahap, Polsek Padang Bolak, Humas Pemadu Kari Soagahon Harahap, Kepala Desa Sipaho, MUI Paluta, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda, serta Para orangtua santri.

Sebelum dilaksanakan proses pengkhataman, kegiatan ini diawali pembacaan kitab suci Al-Qur’an oleh santri dan dilanjutkan penampilan nasyid dan puisi yang di bawakan oleh santri.

Pimpinan Yayasan Pemadu, H. Awaluddin Habibi Siregar, M.Ag mengatakan bahwa untuk tahun pendidikan 2017-2018 ini, dikhatamkan terdiri dari Tingkat MTs sebanyak 149 santri dan tingkat MAs sebanyak 67 santri.

Dan dari jumlah 67 santri MAs yang dikhatamkan di lingkungan Ponpes Pemadu sebanyak 17 santri di terima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Baca juga:  Ny. Hj. Hasnah Wildan Aswan Tanjung Ajak Peran Orang Tua Giatkan Baca Buku

“Kepada santri aliyah yang telah dikhatamkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan dapat menjadi Contoh santri berakhlak mulia dan berkualitas dan sebagai alumni Pemadu agar bisa menjaga nama baik Ponpes Pemadu di manapun berada nantinya,” katanya.

Dalam paparannya, H. Awaluddin Habibi Siregar juga menyampaikan beberapa menjadi aspirasi kepada Pemkab Paluta yang di harapkannya untuk menunjang aktifitas pendidikan di pondok pesantren yang dipimpimpinnya.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara agar terus memperhatikan perkembangan sarana dan prasarana pendukung belajar-mengajar di Pondok pesantren Pemadu,” harapnya.

Cabup Paluta Andar Amin Harahap yang hadir di lokasi turut memberikan motivasi kepada santri yang di khatamkan.

“Pengembangan kualitas pendidikan agama khususnya menempati peran sangat penting dan strategis bagi kelangsungan kehidupan bermasyarakat dan Pondok pesantren Pemadu adalah sekolah kebanggaan masyarakat Paluta,” kata Andar.

Lebih lanjut Andar juga memberikan pesan pesan motivasi kepada santri Madrasah Aliyah yang akan meninggalkan pondok pesantren Pemadu.

“Kepada anak-anak kami santri dan santriah Aliyah yang akan segera meninggalkan Ponpes Pemadu agar melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ini bukanlah akhir dari sebuah perjuangan bagi anak anak kami, tapi ini adalah awal dari perjuangan anak-anak kami untuk menentukan masa depan dan modal untuk meraih apa yang di cita-citakan,” papar Andar.

Baca juga:  HMI Kota Banjar Ajak Warga Membangun KADIBAWA

Andar juga memberikan apresiasi dan dukungan bagi 17 santri Madrasah Aliyah yang telah diterima di beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bertaraf Nasional.

Sementara, Sekda Kabupaten Paluta Burhan Harahap, S.H dalam paparannya berharap agar santri Pemadu agar dapat terus berpacu meningkatkan kualitas unggul yang mampu membekali ilmu pengetahuan teknologi serta keterampilan hidup yang didasari oleh nilai-nilai agama atau moralitas yang tinggi.

Dia juga mengakui, bahwa santri lulusan Ponpes Pemadu telah mampu mencetak santri yang berkarakter islami dan mampu menjalani kehidupan nyata di tengah-tengah masyarakat secara memadai, seimbang dan kompetitif.

Selain itu, Sekda Paluta juga meminta kepada pengurus yayasan Pemadu dan orangtua santri dapat mendukung pegembangan ilmu agama yang membentuk ketaqwaan dan keimanan yang lebih baik.

“Kami menyakini santri dapat berkontribusi membangun citra lembaga pendidikan islam di Kabupaten Paluta di masa depan,” ungkapnya.

Baca juga:  DPD TMP Jabar Terus Semangat Membumikan Pancasila

Dalam pidato penutupnya Burhan juga menyampaikan informasi bahwa Pemerintah Kabupaten Paluta akan segera merealisasikan bantuan transportasi angkutan untuk santri-santriah yang bersumber dari APBD Paluta tahun 2018, yang diperuntukkan bagi tim drum band Pemadu.

Terpisah, Ketua DPRD Paluta Mukhlis Harahap, M.Si dalam tanggapannya terkait aspirasi pimpinan Pemadu, yang sudah beberapa kali telah terjadi insiden kecelakaan lalu lintas saat santri menyeberang di jalan raya Gunung Tua -Langgapayung yang membelah komplek sekolah yayasan Pemadu.

“Tahun yang lalu ini sempat saya bahas dengan bapak Bupati Paluta, mengingat hampir ribuan santri Pemadu lalu-lalang menyeberangi jalan saat melakukan aktifitas belajar di jalan lintas yang memisahkan dua lokasi komplek sekolah ini. Insya Allah di tahun 2019 mendatang akan kita bahas untuk menganggarkan pembangunan jembatan penyeberangan (Play over) disini, sehingga santri bisa terhindari dari laka lantas,” papar ketua DPRD Paluta Mukhlis Harahap,M.Si

Acara penutupan ditandai dengan penyerahan bingkisan bagi santri MTs dan MAs didampingi orangtua masing-masing santri yang berprestasi saat mengikuti Ujian Nasional. (GNP)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed