oleh

Aliansi Masyarakat Kecamatan Portibi Unjuk Rasa Ke PT STAR

Diterbitkan pada

image_pdfUnduh PDF
Aliansi Masyarakat Kecamatan Portibi Unjuk Rasa Ke PT STAR
Aliansi Masyarakat Kecamatan Portibi Unjuk Rasa Ke PT STAR

Aliansi Masyarakat Kecamatan Portibi Unjuk Rasa Ke PT STAR

PALUTA, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Aliansi masyarakat Kecamatan Portibi kembali lagi melakukan unjuk rasa ke pabrik kelapa sawit PT STAR di Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kamis (24/10/2019).

Kordinator aksi Hendra Sutan Rambe, Samaruddin Nasution dan koordinator lapangan Suwanto Hasibuan, Alimukrin Rambe.

Hendra Sutan Rambe menyatakan sikapnya meminta kepada aparat penegak hukum, agar memeriksa dan memproses secara hukum penanggung jawab kegiatan perusahaan PT Sumber Tani Agung Resources (STAR), atas kelalaiannya tanpa izin membuang limbah cair hasil kegiatan pabrik pengelolaan buah kelapa sawit. Tuduhan itu sesuai dengan teguran tertulis dari pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Padang Lawas Utara, pada bulan November 2018 lalu kepada penanggung jawab PT STAR.

Lebih lanjut kata Hendra, PT STAR agar segera melakukan rehabilitasi dan remediasi Sungai Juaja, agar dapat dipergunakan airnya kembali untuk dapat dijadikan air minum dan tempat mandi.

“Bahkan air dapat dipakai untuk memasak nasi, sebagaimana kami pergunakan dulu sebelum berdirinya pabrik kelapa sawit milik PT STAR di desa kami,” ungkap Hendra diikuti sorakan massa yang tergabung dari aliansi masyarakat Kecamatan Portibi, ukur ulang kembali kebun PT STAR, dengan teriak massa.

Selain itu, massa juga meminta perusahaan PT STAR untuk memenuhi kewajibannya kepada masyarakat, yakni merealisasikan kebun plasma 20% dari luas perkebunan kelapa sawit milik PT STAR, serta menyalurkan CSR (Corporate Sosial Responsibility) kepada masyarakat terhitung mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2019.

Hal tersebut mereka sampaikan, mengingat adanya lampiran keputusan Bupati Padang Lawas Utara tentang izin usaha industri perkebunan di poin ke-10, berkewajiban melaksanakan dana program kemitraan dan CSR kepada masyarakat, dengan ketentuan penyisihan keuntungan setelah pajak 2,5%.

Massa aliansi masyarakat Portibi melanjutkan aksinya ke kantor DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara, koordinator aksi menyampaikan sikapnya dan massa juga menyegel pintu kantor DPRD, dengan spanduk yang bertuliskan selamatkan aliran sungai dari pencemaran PT STAR kecamatan portibi dan DPRD jangan tutup mata.

Berselang beberapa saat kemudian, anggota DPRD Paluta Taripar Laut Harahap dari partai PKB dan Hj. Nurbaiti dari partai PDI Perjuangan menjumpai massa bertemu diruangan.

Taripar Laut Harahap anggota DPRD  mengatakan karena ketua DPRD tidak ada, nanti kami akan sampaikan kepada ketua DPRD, agar diproses secepatnya.

“Memang saya sebagai anggota DPRD Paluta putra asli Kecamatan Portibi merasa terpanggil dan mendukung saudara-saudara semua, tentu saya sangat keberatan jika pihak PT STAR tidak memenuhi kewajiban.” Ungkapnya. (ZPN)

Komentar Sahabat Pamarta

Aliansi Masyarakat Kecamatan Portibi Unjuk Rasa Ke PT STAR
Aliansi Masyarakat Kecamatan Portibi Unjuk Rasa Ke PT STAR
Aliansi Masyarakat Kecamatan Portibi Unjuk Rasa Ke PT STAR
Aliansi Masyarakat Kecamatan Portibi Unjuk Rasa Ke PT STAR
Aliansi Masyarakat Kecamatan Portibi Unjuk Rasa Ke PT STAR
Aliansi Masyarakat Kecamatan Portibi Unjuk Rasa Ke PT STAR
image_pdfUnduh PDF

Komentar

komentar

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Avatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed