oleh

Abrasi Semangkin Parah, Pondasi Jembatan Sei Rakyat Terancam Rubuh.

Terlihat bibir Sungai di lokasi tersebut  yang jatuh ke sungai menimbulkan cerukan tanah di pinggir sungai, Sejumlah pohon roboh jatuh ke sungai akibat terkena abrasi tersebut.
Terlihat Bibir Sungai di Lokasi Tersebut  yang Jatuh ke Sungai Menimbulkan Cerukan Tanah di Pinggir Sungai, Sejumlah Pohon Roboh Jatuh ke Sungai Akibat Terkena Abrasi Tersebut.

LABUHANBATU, PAMARTANUSANTARA.CO.ID | Kondisi jembatan Sei Rakyat yang melintasi daerah muara Aliran Sungai (DAS) di Desa Sei Rakyat Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu, terancam rubuh alias ambruk karena daratan dibawah jembatan tergerus abrasi sungai.

Akibat kuatnya arus pasang surut air laut, mengakibatkan bibir sungai juga ikut runtuh hingga ikut terseret ke badan sungai.

Masyarakat kini mulai khawatir saat melintasi jembatan tersebut. Bibir sungai kini terus mengalami abrasi saat muara Sungai Barumun pasang besar.

Menurut warga sekitar tepian muara sungai barumun mengatakan,  abrasi di sungai  itu sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu dan   mulai tahun 2022 kondisinya semakin parah.

Pantauan Pamartanusantara.co.id, Jum’at (27/05/22/), di lokasi, terlihat bibir Sungai di lokasi tersebut  yang jatuh ke sungai menimbulkan cerukan tanah di pinggir sungai, Sejumlah pohon roboh jatuh ke sungai akibat terkena abrasi tersebut.

Baca juga:  Kantor Desa Binanga Dua Di Kerumuni Massa Pendemo

Karena, tebing yang berada di samping bagian bawah jembatan Sei rakyat ini terus mengalami abrasi akibat derasnya terjangan air pasang yang menghantam tebing di bagian samping jembatan hingga longsor menggerus bibir sungai selebar 4 meter dengan panjang 12 meter.

Diakui Pemuda Pesisir Labuhanbatu (PPL), Edi Syahputra, dirinya memaparkan kondisi Bagian bibir muara sungai dibawah Titi Jembatan Sei Rakyat Longsor.

Dirinya juga mengatakan, titi jembatan sei rakyat yang usianya sudah tua itu kini bagian bibir pantai mengalami longsor. Hal tersebut diduga akibat gesekan pasang surut air yang tahun menahun. Akibat longsornya bagian bibir pantai tersebut, kini kekuatan titi jembatan sei rakyat, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu itu diragukan, dimana sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan para pengguna titi jembatan, Sebutnya.

Baca juga:  Hadiri Pembukaan Jumbara, Bupati Asahan Taruh Harapan Besar Pada Generasi Muda

Diketahui, tambah Edi lagi, titi jembatan yang sudah tua itu satu-satunya jalan darat penghubung Kecamatan Panai Hulu, Kecamatan Panai Tengah, Kecamatan Panai Hilir dan menuju ke ibukota Kabupaten via darat. Selain itu titi jembatan Sei rakyat juga urat nadi perekonomian masyarakat pesisir pantai.

Atas kondisi tersebut, Pemuda Pesisir Labuhanbatu menghimbau kepada masyarakat pengguna titi jembatan agar berhati-hati saat melintas terkhusus saat tiba pasang besar dan saat musim hujan tiba. Juga berharap kepada pemerintah agar mengganggarkan pembuatan bronjong bibir pantai dibawah jembatan Sei Rakyat, Harapnya.

Warga Sei Rakyat meminta, agar dibangun turap tebing, Saat ini air pasang terus mengikis bagian tebing dekat dengan jembatan, bahkan beberapa bulan saja saat air sungai pasang besar, kini sekitar 4 meter bibir sungai yang mengalami abrasi.

Baca juga:  Bupati Asahan Saksikan Penampilan Kesenian Etnis Tabagsel

“Bila ini tidak cepat ditanggulangi, maka dipastikan jembatan tersebut rubuh ke badan sungai. Kepada dinas terkait, agar segera menangani dan membangun turap di bagian bawah jembatan,” Pinta Warga.

(Akmal Sagala)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed