oleh

8 Poin Instruksi Bupati Labusel, Kecamatan Torgamba Pastikan baru Satu Yang Berjalan.

8 Poin Instruksi Bupati Labusel, Kecamatan Torgamba Pastikan baru Satu Yang Berjalan.
8 Poin Instruksi Bupati Labusel, Kecamatan Torgamba Pastikan baru Satu Yang Berjalan.

TORGAMBA, PAMARTANUSANTARA.CO.ID| Awal Februari tahun 2022 Bupati Labusel, H. Edimin adakan pertemuan akbar di rumah dinas antara pemerintahan kabupaten-pemerintahan desa, dan Terakhir pada bulan Mei lalu di kantor Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa (PMD) Labusel.

Pertemuan tersebut antara lain menghasilkan hasil koordinasi antara pemerintah kabupaten-pemerintah desa berisi tentang delapan poin. sebagai berikut:

1. Perapian atau perbaikan data penerimaan bantuan sosial (Bansos). Seperti PKH, BPNT, KIP, KIS, BLT dan bantuan lain.

2. Prioritas pembangunan infrasruktur jalan di pedesaan dengan skema padat karya.

3. Optimalisasi penerimaan pajak. Yaitu, pajak daerah, retribusi daerah, dan PBB.

4. Sosialisasi kepada masyarakat, agar menggunakan jasa perbankan yakni Bank Sumut sebagai bank pemerintahan daerah.

Baca juga:  Jelang Hari Bhayangkara Ke-74, Polres Serdang Bedagai Bakti Sosial Kesejumlah Tempat Ibadah

5. Menganggarkan insentif guru mengaji dan pelatihan bilal mayit bagi yang beragama Islam, dan insentif guru mingguan bagi yang beragama kristen.

6. Pengadaan satu ambulan satu desa.

7. Pengadaan satu dokter satu desa;

8. Dan mangupayakan satu beasiswa satu desa bagi yang miskin dan berprestasi.

Untuk memastikan instruksi Bupati Labusel tersebut diakomodir atau tidak, media ini mencoba mengkroscek ke lapangan, tepatnya pada Kantor camat Torgamba, Labuhanbatu selatan.

Mengejutkan, saat ditemui kamis (30/06/2022) Kasi PMD Kantor Camat Torgamba, Susilawati tidak dapat memastikan berapa persen yang terakomodir dari 8 poin instruksi Bupati tersebut.

“Tidak tau berapa persen yang terakomodir. Setau saya, insentif guru mengaji dan pelatihan bilal mayit bagi yang beragama Islam, dan insentif guru mingguan bagi yang beragama kristen, sudah dilaksanakan pendataan”, ucap susilawati.

Baca juga:  Langkah Strategis Kemenperin Percepat Transformasi Industri 4.0

Terkait Perapian atau perbaikan data penerimaan bantuan sosial (Bansos). Seperti PKH, BPNT, KIP, KIS, BLT dan bantuan lain, sudah lama dijalankan, namun Kasi PMD kantor Camat Torgamba tersebut tidak dapat menunjukan datanya.

Susi juga menyampaikan jika program satu desa satu ambulance dan satu dokter, tidak mungkin dengan alasan keberadaan Puskesmas di beberapa desa.

“Tidak mungkin satu ambulan satu desa dan satu dokter, kan ada Puskesmas di beberapa desa”, Cetusnya.

Wawancara langsung antara media ini dengan Kasi PMD kantor Camat Torgamba, Susilawati tidak berlangsung lama sebab situasi tidak memungkinkan karena anak beliau yang masih balita butuh perhatian ibunya.

Susilawati juga menjelaskan mengenai pengadaan satu ambulan satu desa. Desa di kecamatan Torgamba tahun 2022 tidak satupun desa di kecamatan Torgamba yang menganggarkan melalui APBDesa.

Baca juga:  Jumlah Angka Pengangguran Di Labuhanbatu Tergolong Tinggi

Sebelumnya, media ini sudah mencoba konfirmasi Camat Torgamba, Ahmad Rivai Harahap, S.STP, M.AP, namun dirinya sedang berada di aceh dalam rangka kedinasan.

“Saya lagi di aceh bang, di kantor ada semua data yang abang tanyakan. Silahkan abang datang langsung ke Kantor”, Ucapnya, Rabu (29/06/2022) via telephon.

(Red)

Komentar Sahabat Pamarta

Tentang Penulis: Pamarta Nusantara

Gambar Gravatar
Pamarta Nusantara adalah situs berita yang dikurasi dan dimotori oleh PT Media Agung Sejahtera. Bertempat di Sumatera Utara, kami berkomitmen besar untuk menyajikan berita secara akurat, bijak, dan tentu saja terpercaya.

News Feed